SELASA, 11 OKTOBER 2016

SOLO --- Industri Kecil Menengah saat ini tengah gencar digalakkan di berbagai pelosok Indonesia. data dari Kementrian Perindustrian, setidaknya terdapat 20 ribu IKM baru selama lima tahun terakhir.


“Sepanjang lima tahun terakhir ada 20 ribu lebih IKM baru di Indonesia. Bedanya dengan UKM adalah IKM ada alat industrinya, baik berupa mixer atau alat produksinya,” papar Kepala Bidang Elektronika dan Telematikan Kementrian Perindustrian, Janu Suryanto disela-sela pelatihan bagi wirausaha baru IKM 2016 di Omaya Hotel, Sukoharjo, Selasa (11/10/16).

Dikatakan, selama lima tahun tersebut Kementrian Perindustrian mencatat setidaknya ada sembilan juta orang yang bergerak di bidang Industri Kecil Menengah. Mereka terbagi apda 4,3 juta unit IKM yang tersebar di Indonesia. 

“Jadi trendnya selama 5 tahun terakhir terus meningkat. Kegiatan ini juga salah satunya meningkatkan minat masyarakat untuk ber IKM,” tandasnya.

Pelatihan Wirausaha Baru IKM 2016 ini dihadiri seratus warga, baik yang baru akan membuka maupun yang sudah memiliki IKM se Dapil V Jawa Tengah.  Dengan menggandeng PT. Permodalan Nasional Madani (Persero), pemerintah mengucurkan modal besar bagi pelaku IKM. 

“Dengan adanya permodalan yang besar dari PNM, diharapkan dapat merajut ekonomi IKM, baik baru maupun lama,” tambah Sutria Dewanti  selaku Kepala Devisi Pengembangab Kapasitas Usaha dan Jasa Manageman PNM Pusat.


Dijelaskan Dewanti, sebagai pembiayaan permodalan non bank, PNM mampu mengucurkan dana hingga milliaran rupiah. Di wilayah Solo Raya sendiri, di 2015 kemarin sudah ada 3.000 IKM yang mendapat pembinaan dan pelatihan. 

“Kita dari tahu ke tahun terus membina pelaku IKM, baik baru maupun lama.  Intinya dalam kegiatan ini bagaimana mengoptimalkan potensi IKM yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tekannya.

Dalam kegiatan Temu Bisnis Usaha Mikro Kecil  "Komunitas Dan Sinergisitas Pelaku Usaha Untuk Pengembangan Usaha" itu juga ditekankan akan pentingnya manageman pasar IKM. Pengembangan usaha dengan pemasaran serta mempunyai pasca pasar yang luas menjadi kunci dari keberhasilan IKM. 
[Harun Alrosid]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: