KAMIS, 6 OKTOBER 2016

MAUMERE --- Berita di media pada bulan September 2016 yang mengabarkan bahwa Herman Jumat Masan, terpidana mati yang menghuni Rutan Maumere dalam waktu dekat akan dieksekusi.


“Kajari Maumere katakan informasi itu tidak benar sebab eksekusi mati sementara masih untuk terpidana mati kasus narkoba,” kata Kepala Rutan Maumere, Hudi Ismono kepada media di Maumere, Kamis (6/10/2016).

Apalagi kata Hudi, Hermat Jumat baru 2 tahun diputuskan Mahkamah Agung dengan putusan hukuman mati dan belum pernah menggunakan haknya untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ataupun grasi ke presiden.

“Ada yang sudah 10 tahun dihukum mati saja sampai sekarang belum dieksekusi sebab terpidana belum menggunakan haknya untuk ajukan PK dan grasi,” sebutnya.

Mantan  Kalapas Pangkalpinang ini melanjutkan, jika ada ekseskusi dalam waktu dekat tentu pihaknya sudah mendapat surat pemberitahuan dari kejaksaan.

Ditambahkannya, bila eksekusi jadi dilaksanakan maka tentu saja tempatnya bukan di Rutan Maumere. Selain itu, tim pengacara herman Jumat pun sedang mengumpulkan bukti untuk mengajukan PK.

“Tadi tim pengacaranya datang menemui saya meminta bertemu Herman Jumat guna membiacarakan keinginan terdakwa untuk mengajukan PK dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Saat ditanyai bagaimana kelakuan terpidana mati ini selama di penjara, Hudi katakan, Herman Jumat selalu bersikap baik bahkan memberikan peneguhan kepada sesama narapidana. Selain itu Herman Jumat pun selalu aktif dalam kegiatan keagamaan.

Untuk diketahui, Herman Jumat Masan merupakan mantan pastor paroki Lela di kabupaten Sikka yang dihukum mati sebab dianggap terbukti melakukan pembunuhan berencana pada Mery Grace dan dua anak hasil hubungan gelap mereka.

Herman Jumat pada tahun 2013 oleh Pengadilan Negeri maumere dan Pengadilan Tinggi Kupang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Namun ketika mengajukan kasasi, Mahkamah Agung RI dalam putusan kasasi No.34K/Pid/2014 memvonis Herman Jumat dengan hukuman mati. Sejak awal Herman Jumat menghuni Rutan Maumere.
[Ebed De Rosary]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: