SABTU, 1 OKTOBER 2016

SUMENEP --- Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melakukan evakuasi terhadap 14 Anak Buah Kapal (ABK) yang bocor dan nyaris tenggelam di perairan Pulau Sepudi daerah setempat. Setibanya di wilayah daratan mereka akan menginap di Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) di Pelabuhan Kalianget.


Proses evakusi terhadap para korban kapal karam yang selamat dipimpin langsung Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora. Selain evakuasi pihaknya juga menyerahkan bantuan sembako guna meringankan beban korban yang sedang mengalami musibah.

"Saat ini kami sudah melakukan evakuasi terhadap Anak Buah Kapal (ABK) KM Nagoya dari Pulau Sepudi menuju pelabuhan Dungkek. Nantinya para korban tersebut akan menginap di Satpolair Polres Sumenep," katanya kepada media di Sumenep, Sabtu (1/10/2016).

Disebutkan, para ABK yang sudah dievakuasi masih belum pulang ke kampung halamannya. Mereka masih akan mencari bantuan kapal tugbuot untuk menarik kapal yang tenggelam tersebut. Maka dari itu para korban dipersilahkan untuk tinggal di Satpol air sampai mendapatkan kapal tugbout yang mereka butuhkan.


Sebelumnya, Kapal Motor (KM) Nagoya yang berisi sebanyak 14 orang ABK karam di perairan Pulau Sepudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Jumat (30/9/2016) sore. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Mereka berhasil diselamatkan oleh warga daerah setempat yang sedang menangkap ikan.
[M. Fahrul]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: