SELASA, 11 OKTOBER 2016

BERITA FOTO, JAYAPURA --- Kekayaan alam Papua selalu saja memikat hati seluruh orang, inilah salah satu bukti nyata terdapat satu area mata air panas belerang, apabila dikelola dengan baik oleh pemerintah  setempat maupun investor lokal untuk menjadikannya satu lokasi wisatawan lokal maupun asing.




Titik lokasi air panas sesuai koordinat melalui GPS Map Garmin 64s berada pada 9526-0414, di hutan kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Luas area air panas tersebut 50 x 25 meter, terdiri 2 titik utaa kolam air panas dan mengalir ke kali Mosso

Suku Iu sebagia pemilik hak ulayat setempat menyebutnya sebagai kolam ‘CATA’ dan ditahun ini pula suku tersebut mulai membeberkan secara gamblang ke perpanjangan pemerintah Kota Jayapura dalam hal ini Distrik Muara Tami.


Untuk mencapai lokasi kolam air panas berbau ini, anda dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dari pusat Kota Jayapura menuju Kampung Mosso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.


Disudut kampung tersebut anda diharuskan berjalan kaki menuju kolam air panas dengan jarak kurang lebih 10 kilometer atau setara dengan 8 jam perjalanan bolak balik. Saat anda tiba dilokasi, dijamin rasa capek anda terobati dengan adanya dua jenis air yang saling berhimpitan.

Ari panas ini berdampingann dengan kali Mosso yang memiliki suhu air tawar cukup dingin. Awalnya air panas tersebut memiliki jenis ikan tersendiri, namun lokasi yang lama kelamaan terkikis erosi tanah membuat kolam air panas tersebut tertutup pepohonan perlahan-lahan.


Beruntung Kepala Suku Iu (dibaca-Iyu) Agus Wepafoa juga selaku Kepala Kampung Mosso ini berkeinginan membuka lokasi tersebut untuk dikunjungi orang-orang dengan tujuan berwisata atau melakukan terapi pengobatan air panas.


Berikut foto-foto perjalanan pulang pergi di kolam air panas saat media ini bersama Kepala Distrik Muara Tami Supriyanto, Komandan Satuan Tugas (Satgas) Pengaman Perbatasan (Pamtas) Yonif Tombak Sakti Letkol Inf Kohir dan Kepala Kampung Mosso Agus Wepafoa, dengan perjalanan dari pagi pukul 08.00 wit hingga pukul 17.00 wit sore untuk melihat lokasi air panas untuk dipetakan, Senin (10/10/2016):













Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Indrayadi T Hatta


Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: