RABU, 19 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Rapat Kerja (Raker) Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag RI) membahas Penyempurnaan Rencana Kerja & Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA K/L) Tahun Anggaran Tahun 2017.


Dalam Raker tersebut, Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito menyampaikan, sesuai Kesimpulan Rapat Kerja Komisi VI DPR dengan Kemendag pada 31 Agustus lalu, DPR dapat memahami penyesuaian anggaran Kementerian Perdagangan di tahun 2017 sebesar Rp. 249.5 24.935.000 atau turun 6,63 Persen dari Pagu awal sebesar Rp 3.762.304.714.000 menjadi Rp. 3.512.779.779.000

"Berdasarkan surat Menkeu Nomor S-881/MK.02/2016 tanggal 17 Oktober 2016 perihal perkembangan hasil rapat pembahasan panitia kerja belanja Pemerintah Pusat dalam rangka pembicaraan tingkat I Pembahasan Rancangan Undang-undang Tentang APBN TA 2017, Maka Anggaran Kemendag RI dilakukan realokasi pengurangan Pagu sebesar Rp.147 Milliar,"papar Enggartiasto dalam Raker di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

Kemudian, lanjutnya, mendapat tambahan untuk belanja prioritas sebesar Rp. 75 Milliar. Sehingga total Pagu alokasi anggaran Kementerian Perdagangan tahun 2017 menjadi Rp.3 Triliun

"Dengan pengurangan Pagu alokasi anggaran ini, maka kami akan melakukan penyesuaian untuk mendukung kegiatan prioritas yang ditetapkan," kata Menteri

Menanggapi paparan tersebut, Ketua Komisi VI DPR Teguh Juwarno mengatakan, Komisi VI dalam hal ini memahami Realokasi Pengurangan Pagu Anggaran Kemendag tahun 2017.

Dikatakan, berdasarkan Pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPR dan surat Menkeu Nomor S-881/SK.02/2016 tanggal 17 Oktober tersebut maka Komisi VI menyetujui Pagu Anggaran tersebut.

"Selanjutnya nanti kami akan sampaikan kepada Banggar DPR sebagai bahan penetapan APBN tahun 2017 sesuai mekanisme dan peraturan Perundang-undangan,"tutup Teguh.
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Adista Pattisahusiwa

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: