RABU, 12 OKTOBER 2016

MALANG --- Kota Malang mendapatkan kepercayaan dari Organisasi non pemerintah (NGO) Clean Air Asia untuk menjadi pilot project area udara bersih. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Agoes Edy Poetranto usai mengikuti upacara hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-71 di Balai Kota Malang.


"Kota Malang ditunjuk mewakili Indonesia menjadi pilot project area udara bersih di Asia," sebutnya, Rabu (12/10/2016).

Disebutkan, selain kota Malang, masih ada empat kota lainnya yang turut di pilih dalam project tersebut yakni kota Baguio, Iloilo City dan Santasa Rosa di Filipina dan Kathmmmandu di Nepal.

Menurutnya lingkungan di dalam sekolah seperti adanya taman sekolah turut menjadi salah satu yang mendukung perbaikan kualitas udara bersih di kota Malang.

"Kenapa sekolah? Karena ada konsistensi dari pemerintah kota Malang melalui sekolah-sekolah ini untuk membangun lingkungan yang asri. Dimana melalui lingkungan sekolah yang asri di nilai mampu memberikan kontribusi terbangunnya udara yang bersih,"ungkapnya.

Ia menambahkan, nantinya semua sekolah yang tersebar di kota Malang akan ikut terlibat, tetapi yang dijadikan contoh ada 12 sekolah yang terdiri dari Sekolah Menegah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk kedepannya, BLH juga akan melakukan pengadaan alat pengukur udara bersih yang harganya tidak murah, sekitar Rp.1 milyar.

"Pengadaan minimal ada dua unit alat pengukur udara bersih yang nantinya akan di letakkan di sebelah utara dan selatan kota Malang,"pungkasnya.
[Agus Nurchaliq]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: