MINGGU, 16 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini masih memburu pelaku yang diduga melakukan penyuapan terhadap beberapa Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. 


Penyidik KPK menduga beberapa oknum yang ditangkap dan diamankan tersebut telah menerima sejumlah uang terkait dengan lelang atau tender beberapa proyek yang saat ini sedang berjalan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. KPK memperkirakan total nilai keseluruhan sekitar 4,8 miliar Rupiah.

Sementara itu penyidik KPK telah menetapkan 2 orang sebagai tersangka, masing-masing adalah YTH dan SW sebagai pihak yang penerima suap. Mereka tertangkap tangan telah menerima uang suap senilai 75 juta Rupiah dari total sekitar 750 juta Rupiah masih dijanjikan. Penyidik KPK menduga bahwa uang suap tersebut berasal dari H, yang dikenal sebagai seorang pengusaha.

H sendiri belakangan diketahui sebagai Direktur PT. OSMA Group yang bergerak di bidang kargo, percetakan, penyedia alat peraga untuk anak sekolah dan perusahaan mebel. 

Hingga saat ini KPK masih mencari dan memburu H yang diduga sebagai pelaku penyuapan, KPK berharap agar H dengan kesadarannya sendiri atau dengan sukarela mau menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib.

"KPK sekali lagi mengimbau agar saudara H, yang diduga sebagai pihak yang melakukan penyuapan Anggota DPRD Kabupaten Kebumen agar dengan sukarela mau menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib atau langsung datang ke Gedung KPK di Jakarta, percuma melarikan diri atau bersembunyi, cepat atau lambat petugas KPK akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat untuk menangkap yang bersangkutan" kata Laode M. Syarif, Wakil Ketua KPK di Gedung KPK, Minggu (16/10/2016).
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: