SENIN, 17 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap 6 orang bersama barang bukti uang tunai 70 juta Rupiah yang diduga sebagai uang suap, baik secara langsung maupun secara  tidak langsung terkait dengan pemenangan tender atau lelang sejumlah proyek di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu pagi hingga siang (15/10/2016).


Dalam OTT yang dilaksanakan di beberapa lokasi yang berbeda di Kabupaten Kebumen, Satuan Tugas (Satgas) KPK ternyata juga melibatkan sejumlah aparat kepolisian khususnya dari Polres Kebumen. Mereka langsung bergerak menuju suatu tempat yang diduga akan dijadikan sebagai tempat atau lokasi pertemuan antara pihak pemberi uang suap dengan pihak penerima uang suap.

"Satgas KPK berhasil menangkap dan mengamankan 6 orang dalam sebuah OTT di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (15/10/2016), 2 orang diantaranya telah kita tetapkan sebagai tersangka, sedangkan 4 orang lainnya untuk sementara waktu masih kita periksa sebagai saksi dalam kasus perkara dugaan suap 70 juta Rupiah terkait dengan proses pemenangan lelang atau tender di Kabupaten Kebumen dengan total anggaran sekitar 4,8 miliar Rupiah" kata Laode M. Syarif, Wakil Ketua KPK, Minggu sore (16/10/2016).

Berikut ini penjelasan KPK terkait dengan kronologis penangkapan 6 orang yang dilakukan Satgas KPK bersama aparat kepolsian Polres Kebumen terkait dengan dugaan suap senilai 70 juta Rupiah terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kebumen dengan total anggaran sebesar 4,8 miliar Rupiah.

Pukul 10:30 WIB, Sabtu (15/10/2016) Satgas KPK menangkap dan mengamankan Yudhy Tri Hartanto, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen dari Fraksi PDIP di rumah seorang pengusaha di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. KPK menyita  uang tunai yang diduga sebagai uang suap senilai 70 juta Rupiah dari tangan Yudhy Tri Hartanto


Pukul 11:00 WIB, Sabtu (15/10/2016) Selanjutnya Satgas KPK menangkap dan mengamankan Sigit Widodo, seorang oknum PNS Disbudpar Kabupaten Kebumen yang saat itu sedang berada di Kantor Disbudpar Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Pukul 12:00 WIB, Sabtu (15/10/2016) Berbekal keterangan dari Yudhy Tri Hartanto dan Sigit Widodo, KPK kemudian berhasil menangkap dan mengamankan 4 orang lainnya, masing-masing adalah Dian Lestari, Hartono, Salim dan Adi Pandowo di beberapa lokasi yang berbeda di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Pukul 12:30 WIB, Sabtu (15/10/2016) Satgas KPK dengan pengawalan aparat kepolisian Polres Kebumen kemudian membawa keenam orang tersebut untuk menjalani proses pemyelidikan dan pemeriksaan awal di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah.

Pukul 14:00 WIB, Sabtu (15/10/2016) Satgas KPK kemudian membawa keenam orang tersebut dengan menggunakan beberapa mobil dari Mapolres Kebumen, Jawa Tengah, menuju Gedung KPK, Jakarta Selatan melalui jalan darat.

Pukul 02:00 WIB, Minggu dini hari (16/10/2016) Satgas KPK beserta keenam orang yang sebelumnya ditangkap dan diamankan dalam OTT di Kabupaten Kebumen tersebut tiba di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selatan.

Demikian penjelasan singkat dari KPK terkait dengan kronologi penangkapan 6 orang yang diduga terlibat kasus suap senilai 70 juta Rupiah dalam OTT yang dilaksanakan KPK di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah yang berhasil dihimpun Cendana News, Senin (17/10/2016).

Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Eko Sulestyono
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: