SELASA, 4 OKTOBER 2016

ENDE---Rencana perpanjangan bandar udara Hasan Aroeboesman akan dikerjakan pada tahun 2017 sesuai dengan masterplan yang telah dibuat oleh pemerintah Kabupaten Ende awal tahun 2017.


Hal ini disampaikan kepala dinas Perhubungan kabupaten Ende Bernabas Wangge dalam kegiatan temu wicara  pengelola angkutan umum guna meningkatkan keselamatan penumpang di Balai Pertemuan RM Cita Rasa, Ende Senin (3/9/2016).

”Pengembangan bandara  sesuai dengan masterplan tahun 2017, dari panjang  sebelumnya   1.600 meter akan  ditambah 450 meter sehingga panjang bandara akan mencapai  2.100 meter,” ujarnya.

Barnabas mengatakan, Pemda Ende akan mendukung sepenuhnya pekerjaan ini. Untuk angkutan udara Pemda Ende  bersama  Unit Pengelola bandara  Hasan Aroeboesman  Ende telah berupaya melakukan pembenahan – pembenahan  guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu Bupati Ende Ir. Marselinus Y.W. Petu dalam sambutannya mengatakan bahwa pelebaran Bandara Udara Ende merupakan kebutuhan, namun  tidak serta merta melakukan kegiatanya, dibutuhkan sosialisasi menyeluruh sehingga tidak mengorban kan masyarakat.


“ Melihat kebutuhan yang ada maka pemerintah sangat respon terhadap pelebaran banadara ini namun kepentingan masyarakat kecil juga jangan sampai diabaikan,” tegasnya.

Lanjut Bupati Marsel, perpanjangan itu hendaknya dilakukan ke arah timur sehingga tidak menimbulkan persoalan karena  jika diperpanjang ke arah barat maka banyak rumah warga yang ada sekitarnya menjadi korban pelebaran itu.

Salah seorang warga Kelurahan Tetandara  Fransisco Goeta , kepada wartawan mengatakan bahwa perluasan bandara merupakan hal yang baik adanya namun  pemerintah harus melakukan kajian yang matang  terlebih dahulu sehingga  tidak merugikan masyarakat kecil.

“Pada prinsipnya  sebagai masyarakat  kecil kami siap mendukung pembangunan bandara ini asalkan pembangunannya tidak merugikan masyarakat kecil, ” ungkapnya. (Ebed de Rosary)

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: