RABU, 12 OKTOBER 2016

MANADO --- Manengkel Solidaritas dan kelompok masyarakat Bahowo bersama Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantapkan persiapan dalam rangka peringatan bulan pengurangan resiko bencana (BPRB) tahun 2016 dengan kegiatan Transplantasi karang sebanyak 1000 bibit karang.


Pengurus Manengkel Solidaritas Sonny Tadsijawa didampingi CSR PT Tirta Investama Rico Ngangi mengatakan, saat ini lokasi yang akan dihadiri oleh 10 Negara ASEAN untuk melakukan penanaman 600 bibit mangrove dan 1000 bibit karang sudah hampir selesai dan siap menyambut para utusan delegasi dari 10 Negara ASEAN selain Indonesia yaitu Malaysia, Filipina, Brunai Darusalam, Myanmar, Kamboja, Laos, Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Tadsijawa dan Ngangi mengatakan, dipilihnya Bahowo sebagai pusat kegiatan BPRB karena di Bahowo terdapat konsorsium untuk mempertahankan hutan mangrove di Manado, karena Mangrove Park mempunyai sistem perlindungan dan pemanfaatan yang lestari dan berbasis masyarakat.

"Event tersebut merupakan gelar relawan di seluruh Indonesia serta perwakilan dari 10 Negara ASEAN, karena konsep mangrove park menjadi daya tarik terasendiri dalam menjadi tuan rumah utk event internasional ini, yang Dirangkaikan dengan kegiatan Asean Community on Disaster Management (ACDM), ASEAN Ministerial Meeting on Disaster Management (AMMDM), ASEAN Day For Disaster Management (ADDM)", kata Tadsijawa dan Ngangi pada Cendana News Rabu (12/10/2016).

Jurnalis : Ishak Kusrant / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ishak Kusrant
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: