SENIN, 31 OKTOBER 2016

MAUMERE --- Landasan pacu Bandara Frans Seda Maumere masih bergelombang dan perlu mendapatkan perbaikan secara keseluruhan. Kekuatan landasan pacu di bandara ini sesuai standar PCN (Pavement Classification Number) masih bervariasi, ada yang masih di 35 dan sebagian sudah di 41. Demikian disampaikan Kepala Bandara Frans Seda Maumere, Yohanes R Keraf kepada Cendana News, Senin (31/10/2016).

Pesawat Garuda Indonesia jenis ATR 72 yang mendarat di Bandara Frans Seda Maumere

Dikatakan Yohanes, saat kunjungan Menteri Perhubungan RI pada Sabtu (29/10/2016) hal ini hendak disampaikan, namun terkendala waktu kunjungan terbatas. Permasalahan tersebut sudah diusulkan ke kementerian.

“Perlu dilakukan perbaikan secara keseluruhan sehingga kekuatan landasan pacu dapat menjadi landasan pesawat berbadan lebar seperti Boeing seri 737 seri 800,” ujarnya.

Kepala Bandara Frans Seda Maumere Yohanes R. Keraf

Ditambahkan pria asal Lembata ini, pihaknya juga mau usulkan di terminal VIP ditambah fasilitas sinar x dan pintu kaca yang bisa buka tutup otomatis sehingga tamu VIP bisa dilayani dengan baik.

“Lampu landasan pacu juga perlu diperbaiki sehingga saat cuaca buruk dan pendaratan pada malam hari bisa lebih nyaman,” bebernya.

Ada beberapa bagian kabel induk mengalami kerusakan dan hal ini kata Yohanes juga diusulkan untuk dilakukan install ulang agar semua lampu bisa menyala sebab cahaya lampunya juga redup.
Jurnalis : Ebed de Rosary / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ebed de Rosary
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: