RABU, 12 OKTOBER 2016

SAMPANG --- Setelah tiga hari pemukiman penduduk dan jalanan di Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, membuat masyarakat semakin gelisah. Apalagi tidak meratanya bantuan yang dibagikan oleh pemerintah daerah setempat, pasalnya sampai saat ini masih terdapat warga yang belum menerima bantuan apapun, termasuk makanan yang biasa dibagikan kepada korban banjir.


Padahal bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah daerah tersebut sangat diharapkan oleh masyarakat guna meringankan beban selama terendam banjir. Namun sayang harapan itu tidak sepenuhnya dirasakan warga dampak bencana banjir, memang selama ini bantuan berupa makanan sudah ada dari pemerintah, tetapi tidak secara keseluruhan yang mendapatkannya, akibatnya sebagian dari mereka juga belum pernah mendapatkan bantuan apa-apa.

“Kami sejak banjir memang tidak pernah mendapatkan bantuan apa-apa dari pemerintah, jangankan yang lainnya, makanan saja tidak pernah sampai ke rumah. Padahal ditempat lain sudah banyak bantuan yang diberikan kepada warga yang menjadi dampak bencana banjir,” kata Sadin (28), salah seorang warga Jl. Dusun Glisgis, Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang, Rabu (12/10/2016).


Disebutkan, bahwa dengan kondisi banjir yang sudah berjalan tiga hari ini memang sangat memprihatinkan, rasa ke khawatiran warga dari hari ke hari juga semakin bertambah karena mereka takut terjadi hujan lagi, sehingga nantinya dapat menambah ketinggian volume air yang telah menggenangi rumah-rumah penduduk. Makanya dengan adanya bantuan yang merata itu akan dapat membantu meringankan beban mereka selama tempat tinggalnya terendam banjir.


“Kalau seperti ini menambah lengkap penderitaan kami sebagai warga yang menjadi dampak bencana banjir, bayangkan selama tiga hari kami tidak mendapat bantuan apa sama sekali. Kami minta pemerintah memperhatikan secara benar nasib korban banjir yang tidak mendapat bantuan apa-apa,” jelasnya.

Pihaknya berharap bantuan yang diberikan oleh pemerintah, baik berupa makanan maupun lain-lainnya dibagikan secara merata dan tidak ada satupun yang ketinggilan. Karena bantuan berupa apapun sangat dibutuhkan oleh warga yang menjadi korban banjir tersebut. 

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : M. Fahrul
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: