SABTU, 15 OKTOBER 2016

PONOROGO --- Dawet tentu sudah tidak asing lagi, minuman berbahan dasar cendol dan santan ini memang terkenal di Indonesia. Tak terkecuali Ponorogo, kota reyog ini juga punya tempat khusus yang sebagian besar masyarakatnya menjadi penjual dawet.


Dawet Jabung namanya, sudah terkenal seantero kota Ponorogo dan dijadikan sentra penjualan es dawet. Masuk daerah Jabung, langsung bisa ditemui ratusan kios penjual es dawet.

Salah satu penjual dawet Jabung, Puji (36 tahun) menjelaskan usaha menjual es dawet ini sudah berlangsung sejak lama. Bahkan turun-temurun dari ibunya.

"Kira-kira dari tahun 1980 an sudah buka disini," ujarnya saat ditemui Cendana News di kios depan Pasar Gandu ini, Sabtu (15/10/2016).

Menurutnya, kenapa es dawet Jabung terkenal karena saking banyaknya masyarakat yang memiliki keahlian membuat dawet dan sepakat berjualan.


"Meski banyak yang jualan kami yakin rejeki kami tidak tertukar," jelasnya.

Puji menambahkan dirinya membuat sendiri tiap bagian es dawet yang ia jual. Mulai dari cendol, santan, tapai ketan hitam, dan legen (pemanis.red). Tiap hari ia membuka kiosnya dari pukul 08.00-15.00 WIB.

"Per porsi saya jual Rp 3 ribu, biasanya per hari saya bisa jual 300 porsi," tuturnya.

Meski berjualan di persewaan kios, Puji tidak rugi. Pasalnya tiap hari tempatnya laris dikunjungi dan tiap kali ada pejabat yang datang ke Ponorogo selalu membeli dawet dari tempatnya.

"Kalau disini ciri khasnya saya tambahi dengan tapai ketan hitam jadi ada sensasi asamnya," pungkasnya. 

Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Charolin Pebrianti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: