SELASA, 4 OKTOBER 2016

BATU --- Puluhan Batik dengan berbagai motif dan corak hasil karya pembatik cilik Kota Batu sejak hari Minggu kemarin hingga Jumat mendatang (2-7 Oktober 2016) dipamerkan di Galeri Raos. Motif unik dan pilihan corak warna yang cerah menjadi penghias setiap dinding di galeri yang berada di jalan Panglima Sudirman, Ngaglik.


"Pameran Batik ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari Batik pada tanggal 2 Oktober kemarin,"ujar Ika salah satu panitia pameran di Galeri Raos Kota Batu, Selasa (4/10/2016).

Disebutkan, total Batik yang dipamerkan berjumlah 34 motif yang merupakan karya dari 12 pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Batu, dimana setiap peserta pameran berhak memamerkan 2-3 karyanya.

"Pameran Batik kali ini memang difokuskan kepada anak-anak sebagai generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai Batik sehingga turut melestarikan Batik sebagai warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia,"ungkapnya. 

"Para pembatik cilik ini merupakan binaan dari Anjani Batik Galeri," imbuhnya.

Lebih lanjut Ika mengatakan, untuk motif Batik, anak-anak dibebaskan berkreasi dengan menciptakan motifnya sendiri-sendiri tetapi dengan catatan motif tetap harus berhubungan dengan kota Batu.

"Ini hasil kreasi motif Batik mereka, ada yang membuat motif buah apel, strawbery, sayuran, tempat wisata, maupun motif kesenian Bantengan. Dan semuanya itu memang berhubungan dengan kota Batu,"ujarnya sambil menunjukkan hasil karya para pembatik cilik.


Ia menambahkan, melalui motif-motif tersebut diharapkan kota Batu bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Sementara itu dengan adanya pameran karya Batik anak-anak ini, ia berharap agar Batik bisa terus di lestarikan oleh generasi muda.
[Agus Nurchaliq]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: