SABTU, 1 OKTOBER 2016

LOMBOK TENGAH --- Untuk lebih memudahkan pendistribusian pupuk pertanian kepada petani, Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan bisa menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ada di setiap desa di Loteng.


"Kalau bisa, pada musim tanam tahun ini, supaya petani bisa lebih cepat mendapatkan pupuk, pendistribusian dilakukan dengan menggandeng Gapoktan, sehingga lebih cepat dan praktis" kata Judin, anggota Gapoktan Desa Pengembur Lombok Tengah kepada Cendana News, Sabtu (1/10/2016).

Menurutnya, pendistribusian pupuk pertanian bersubsidi yang dilakukan Dinas Pertanian melalui sejumlah penjual eceran di Desa dinilai kurang tepat, selain lamban, pupuk pertanian bersubsidi, obat - obatan maupun bantuan bibit juga rawan diperjualbelikan dari harga yang telah ditetapkan.

Hamidi, anggota Gapoktan lain mengatakan, pendistribusian melalui melalui kelompok Gapoktan yang ada disetiap desa akan lebih menjamin transparansi dan jual beli bantuan atau melakukan pungutan liar dengan mengatasnamakan uang administrasi dan sebagainya.

"Selain lebih memudahkan proses distribusi, transparansi penyaluran pupuk pertanian maupun bantuan bibit lain melalui Gapoktan akan lebih terjamin, karena mulai dari anggota Gapoktan sampai masyarakat lain bisa tahu" tutupnya.
(Turmuzi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: