SELASA, 4 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jendral (Irjen) Mohammad Iriawan menyebutkan, berdasarkan keterangan Mutmainah, yang diduga  kuat sebagai pelaku mutilasi terhadap anak kandungnya sendiri tersebut mengakui bahwa dirinya sedang mendalami "ilmu hitam". Namun pihak kepolisian hingga saat ini masih belum mengetahui apa ilmu hitam yang sedang dipelajarinya dan darimana dirinya mendapatkan ilmu hitam tersebut.


Mutmainah sejak Minggu malam (2/10/2016) atau tak lama setelah kejadian pembunuhan tersebut langsung diamankan oleh pihak kepolisian beserta jasad anaknya yang sebelumnya telah dimutilasi. Hingga saat ini Mutmainah terduga kuat pelaku mutilasi tersebut masih terus menjalani pemeriksaan secara intensif oleh pihak kepolisian di Rumah Sakit Polri dr. Said Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Saat ini aparat kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Metro Cengkareng sedang mendalami kasus pembunuhan dengan cara dimutilasi yang diduga kuat dilakukan oleh Mutmainah, seorang perempuan ibu rumah tangga terhadap Arjuna, yang baru berumur 1 tahun, Arjuna belakangan diketahui merupakan anak kandung Mutmainah" demikian dikatakan Irjen Pol. M. Iriawan Kapolda Metro Jaya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa siang (4/10/2010).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. M. Iriawan mengatakan "masih kita kembangkan penyelidikan apakah ada kemungkinan kelainan atau gangguan kejiwaan yang dialami Mutmainah, terduga pelaku mutilasi terhadap anak kandungnya sendiri, saat diperiksa Mutmainah mengaku kepada penyidik bahwa dirinya sedang mempelajari atau mendalami ilmu hitam, Mutmainah mengaku sering mendapatkan bisikan-bisikan gaib, sementara masih terus kita dalami pengakuannya" katanya saat ditemui wartawan di Polda Metro Jaya.
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: