SABTU, 8 OKTOBER 2016

KENDARI ---- Sebanyak 10 unit  Bus Rapid Transit (BRT), November ini siap beroperasi di Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) Dr H Hado Hasina, BRT sebagai alat transportasi massal siap beroperasi di Sultra pada bulan November mendatang. 

Kepala Dishub Kominfo : Dr H Hado Hasina

BRT ini merupakan konsep pengembangan transportasi massal berbasi jalan, sehingga Sultra kedepan nanti tidak seperti Jakarta yang selalu macet setiap saat. 

“Tujuan BRT ini adalah mengajak semua warga beralih dari kendaraan pribadi ke transpotasi massal,” ungkapnya usai ditemui setelah rapat paripurna Pembahasan APBD-P di gedung DRPR Sultra. 

Ia melanjutkan, tidak hanya menghindari kemacetan tetapi hal lain yang perlu diperhatikan, jika masyarakat sudah beralih ke transportasi umum seperti BRT ini maka kota tersebut menunjukan sudah mengalami kemajuan. 

Mantan Plt Sekda Butur ini juga menambahkan bahwa BRT ini nantinya akan beroperasi lintas kota di Sultra. Untuk launching pertamanya nanti akan terlebih dahulu itu di Kota Kendari dan beberapa daerah strategis.

“Mungkin awal operasinya adalah Kota Kendari tujuan bandara bandara, ini adalah bagian dari perjalanan antara Konsel dan Kendari dan dipastikan banyak masyarakat yang tertarik jika jalurnya di dua kota tersebut, ” terangnya, 

Keberdaan BRT ini sangat efesien untuk menghindari kemacetan dalam kota dalam kurung waktu yang lama, dan harus dimulai sejak saat ini. Hado juga menuturkan, untuk halte atau naik turunya penumpang itu belum ada, tetapi ada halte milik Kota Kendari yang bisa digunakan sampai akhir tahun ini.

“Halte BRT ini memang belum ada, tetapi untuk sementara ada hal yang bisa digunakan sampai tahun depan yakni halte Kendari yang sudah terlanjur dibangun, ” imbuhnya. 

Jurnalis : Rahmat Rullah / Editor: Rayvan Lesilolo / Foto : Rahmat Rullah







Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: