SABTU, 8 OKTOBER 2016

YOGYAKARTA --- Koordinator Bidang (Korbid) Pemenangan Pemilu Indonesia I Partai Golongan Karya, Nusron Wahid, menegaskan energi Partai Golkar jangan sampai habis di internal partai, namun harus lebih banyak keluar di masyarakat. 


Nusron juga mengatakan, Yogyakarta yang Istimewa telah membuat Partai Golkar di Yogyakarta juga terasa istimewa. Keistimewaan pertama adalah karena musda kali ini mendahului musda tingkat provinsi, sehingga musda DPD Partai Golkar Bantul menjadi musda yang pertamakali digelar.

Nusron menegaskan kepada seluruh pemegang suara dan seluruh kader partai di Bantul agar mampu membuat tradisi keistimewaan dalam setiap pemilihan ketua dengan mengedepankan musyawarah. Golkar, katanya, harus mampu mengembalikan tradisi musyawarah mufakat kekeluargaan sebagaimana Keistimewaan DIY yang bisa memilih Gubernur tanpa pemilihan.

"Kita menargetkan semua kepengurusan di tingkat Kota, Kabupaten dan di desa-desa dalam tahun ini bisa selesai, sehingga setelah itu bisa segera fokus mengemban misi memenangkan Pemilu 2019 secara fair dan bermartabat", ungkap Nusron, dalam sambutan pembukaan Musda IX DPD Partai Golkar Kabupaten Bantul, Sabtu (8/10/2016).


Sementara itu, Ketua Penyelengaraan Musda IX Partai Golkar Bantul, Widodo,  mengatakan, musda kali ini akan dilangsungkan satu hari dengan tiga agenda penting, yaitu laporan pertanggung-jawaban Ketua DPD Partai Golkar Bantul periode 2009-2015, memilih Ketua DPD Partai Golkar Bantul peridoe berikutnya dan menyusun program-program partai.

Musda yang akan berlangsung hingga malam nanti juga dihadiri oleh sejumlah tokoh pimpinan partai lain seperti PPP, PKS, Nasdem, Demokrat dan lainnya. Sementara itu, tiga nama bakal calon ketua DPD Partai Golkar Bantul sejak beberapa hari lalu telah mencuat, yaitu Paidi dan Widodo yang merupakan anggota DPRD Bantul dan Suwardi yang kini duduk di kursi DPRD DI Yogyakarta. Widodo sendiri tidak lain juga merupakan ketua penyelenggara musda yang dalam kesehariannya menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Bantul.

Namun demikian, saat dikonfirmasi kemungkinannya maju sebagai ketua DPD Partai Golkar Bantul, Widodo mengatakan, akan lebih bagus jika ada yang lebih baik darinya. Hingga saat ini, kata Widodo, dua nama calon yaitu Paidi dan Suwardi diakuinya lebih menonjol. 


Musda IX Partai Golkar Bantul dibuka resmi oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, yang kedatangannya diharapkan mampu menambah semangat perjuangan para kader di daerah, terutama di Kabupaten Bantul yang dikunjunginya.

Widodo mengatakan, usai membuka resmi musda Partai Golkar Bantul, Setya dijadwalkan meresmikan jalan lingkungan di desa Bangunharjo, meresmikan taman kuliner ingkung Balai Sambal di Jalan Parangtritis dan peletakan keramik pertama bedah rumah milik warga tidak mampu di Bantul yang merupakan program DPD Provinsi Partai Golkar DIY dari Dapil Bantul. (koko)

Jurnalis : Koko Triarko / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Koko Triarko 
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: