SENIN, 23 OKTOBER 2016

MATARAM --- Direktur Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombespol, Agus Sardjito mengatakan, satuan Ditresnarkoba Polda NTB berhasil mengamankan ribuan strip obat penenang palsu merek ramadol.


"Ribuan strip obat penenang palsu tersebut diamankan Polda NTB di tiga Kabupaten, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Bima dan Dompu dari beberapa agen distributor" kata Agus di Mataram, Senin (31/10/2016).

Ia menjelaskan, dari hasil perhitungan, total keseluruhan barang bukti (BB) berupa obat penenang palsu merek ramadol yang diamankan petugas sebanyak 2.500 strip, dengan jumlah biji mencapai 50.000 butir.

Agus mengatakan, selain di tiga kabupaten tersebut, predaran obat penenang palsu merek ramadol juga telah banyak beredar di Pulau Lombok, terutama di Kota Mataram.

"Ramadol sendiri merupakan obat penenang ntuk menghilangkan rasa sakit, efeknya mirip seperti narkoba, efeknya bisa membuat orang yang mengkonsumsi menjadi ketergantungan dan bisa merusak mental dan yang paling banyak disasar adalah anak SMP dan SMA" katanya.

Ditambahkan, sampai sekarang, pihaknya masih menelusuri darimana asal obat palsu, padahal dari perusahaan pembuat obat ramadol sejak 2015 sudah tidak diproduksi lagi.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: