JUMAT, 14 OKTOBER 2016

YOGYAKARTA --- Dua hari setelah terjadi longsor, puluhan anggota TNI AD, relawan dan SAR bahu-membahu membersihkan sisa longsoran tebing di kawasan obyek wisata Plawang Turgo, Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Jumat (14/10/2016). Upaya pembersihan terpaksa dilakukan manual, lantaran tidak mungkin untuk mendatangkan alat berat.


Medan yang berbukit di kawasan obyek wisata Plawang Turgo yang lebih populer dengan sebutan Telaga Muncar, menyulitkan bagi petugas dan pengelola obyek wisata untuk mendatangkan alat berat guna melakukan pembersihan kawasan pasca terjadi longsor. Karenanya, upaya pembersihan kawasan dilakukan bersama-sama melibatkan personil TNI AD Komando Rayon Militer 02/ Pakem, Sleman, dan relawan.

Pembersihan di hari kedua ini masih difokuskan di kawasan air terjun Telaga Muncar, yang di sekitarnya dipenuhi batang-batang pohon lapuk dan bebatuan yang merupakan sisa-sisa dampak bencana erupsi Gunung Merapi tahun 2010, silam. Beberapa batang pohon yang berserakan dirasa mengganggu akses jalan pengunjung menuju air terjun tersebut.

Komandan Ramil 02 Pakem, Kapten Perhubungan Suwardi ditemui di lokasi mengatakan, pembersihan untuk sementara difokuskan di sekitar kawasan air terjun, karena tidak adanya alat berat. Padahal, kata Suwardi, masih ada dua titik longsoran yang juga harus segera dibersihkan. Salah satunya di sisi selatan air terjun yang dua hari lalu longsor setelah didera hujan sejak siang hingga petang hari sebelumnya.


Akibat sulitnya medan untuk mendatangkan alat berat, upaya pembersihan dilakukan manual sehingga memakan waktu lebih lama. Karenanya, pihak pengelola pun kini menyatakan, masih menutup kawasan obyek wisata tersebut hingga waktu yang belum ditentukan. 
[Koko Triarko] 

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: