SELASA,4 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN---Terhambatnya pasokan daging ke Balikpapan akibat ombak besar, menyebabkan harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional mengalami kenaikan. Pasar Klandasan misalnya, harga daging sapi naik sekitar Rp10-20 ribu perkilogramnya.


Sairi, salah seorang pedagang daging sapi, mengaku setelah lebaran Idul Adha harga daging sapi dari pemasok mengalami kenaikan. "Katanya sih pasokan sapi dari Gorontalo terhambat gara-gara cuaca. Ada ombak besar di Selat Makasar," jelasnya, Selasa, (4/10/2016).

Ia juga menjelaskan sangat sulit untuk menurunkan harga daging sapi lokal di pasaran Balikpapan, apalagi jika mengikuti keinginan pemerintah pusat agar harga daging sapi sebesar Rp 80 ribu per kilogram.

"Katanya daging beku yang dijual di pasar moderen paling murah Rp100 ribu perkilogramnya. Ya kita disini jual untuk daging sapi potong yang segar itu Rp140 ribu," sahut Sairi.

Pedagang lainnya, Anto, mengatakan bahwa dengan kenaikan harga pastinya mempengaruhi jumlah pembeli. "Tapi ada saja pembeli tetap seperti pedagang bakso," ujarnya.

Untuk diketahui harga daging sapi di wilayah Balikpapan normalnya Rp120 ribu perkilogram. Harga ini dasarnya didapat berdasarkan harga daging sapi keluaran Rumah Potong Hewan atau RPH seharga Rp 117 ribu per kilogram.

Harga daging sapi di Pasar Klandasan Balikpapan kota ini malah terus mengalami kenaikansehingga harga daging segar dijual antara Rp 130 hingga Rp140 ribu rupiah perkilogram. (Ferry Cahyanti)
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: