RABU, 12 OKTOBER 2016

SOLO --- Pemerintah Kabupatren Karanganyar selama dua tahun terakhir terus memangkas pohon besar yang berada di pinggir jalan. Proyek pelebaran jalan yang diterapkan Kabupaten ini membuat pohon yang berusia puluhan tahun mulai habis.


Salah satunya adalah proyek pelebaran di jalur Karanganyar-Lalung, yang menghubungkan Kecamatan Jumapolo.

“Kami perkirakan  keberadaan pohon besar rindang di Kabupaten Karanganyar tak lama lagi akan terkikis habis,” ucap Agus salah satu penggiat lingkungan di Karanganyar.

Dikatakan lebih lanjut, program pelebaran jalan yang diterapkan Bupati Karanganyar membuat pohon-pohon besar yang ada di tepi jalan dipangkas habis. Seperti proyek pelebaran jalan karanganyar-lalung, yang tengah dikerjakan saat ini.

“Kalau kita lihat lebih dari seratus pohon ditebang habis untuk pelebaran jalan ini. Padahal usianya sudah ada yang mencapai 50 tahun, bahkan lebih,” ulasnya.

Agus sangat menyayangkan banyaknya penebangan pohon besar yang dilakukan Pemkab Karanganyar tidak mengimbangi dengan program penghijauan yang tepat. Sebab, jika pohon besar ditebang dan baru akan diganti tanaman lain setelah proyek pelebaran jalan selesai, maka jarak tanaman sangat jauh.

“Langkah mengganti tanaman setelah proyek selesai bukan solusi, karena usianya yang sudah puluhan tahun tidak bisa diganti yang baru saja ditanam. Fungsi pohon untuk penyeimbang ekosistem dan filter udara global juga tidak jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Karanganyar Edi Yusworo menyatakan, program pemangkasan pohon besar itu memang baru akan diimbangi dengan program penghijauan setelah proyek selesai. 

“Program penghijauan yang dilakukan  memang baru akan menanam tanaman baru setelah selesai,” katanya.


Program penghijauan yang dilakukan BLH tidak hanya melakukan penanaman pohon, melainkan memberdayakan lingkungan sekolah serta industri untuk membantu mengelola lingkungan. “Jadi program penghijaun tidak hanya tanam pohon, tapi lebih memaksimalkan lembaga lain atau siswa untuk menanam pohon,” tandasnya. 
[Harun Alrosid]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: