JUM'AT, 7 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN---Pembangunan Gedung DPRD Kota Balikpapan yang direncanakan tahun 2017 mendatang, diperkirakan akan batal dilaksanakan mengingat anggaran kota mengalami defisit. Hal itu dikatakan Walikota Balikpapan Rizal Effendi.


Rizal menjelaskan pembangunan gedung wakil rakyat tersebut akan menyedot anggaran yang cukup besar. Mengingat tahun ini defisit mencapai Rp 800 miliar. Sehingga akan sulit direalisasikan.

"Kita lihat dulu situasi keuangan anggaran kita. Ya (memang) awalnya (rencananya) 2017," ucapnya Jumat (7/10/2016). 

Selain itu, sejak 2014 lalu pemerintah pusat juga meminta pemerintah daerah hentikan pembangun kantor maupun gedung pemerintahan yang baru. Sehingga bisa menyalahi aturan jika dipaksakan.

"Ya kita lihat saja nanti. Yang terpenting kan lihat kondisi keuangan daerah," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Balikpapan Tara Alorante mengungkapkan, detail enginering design (DED) gedung DPRD telah selesai, dan tinggal menunggu kucuran dana untuk pembangunan fisiknya.

"DED sudah selesai, lokasinya eks Kantor Polisi Pamong Praja. Tinggal menunggu duitnya," tambahnya.

Tara menambahkan tahun ini pemerintah juga menunda pembayaran puluhan proyek, dan hutang hingga tahun 2017. 

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: