SENIN, 31 OKTOBER 2016

MATARAM --- Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) optimis produksi jagung di 2016 bisa mencapai 400 ribu ton, mengingat luasan lahan bercocok tanam yang dikelola masyarakat setiap tahun terus mengalami peningkatan.


Hal tersebut disampaikan Bupati Kabupaten Dompu, Bambang M. Yasin menanggapi pertanyaan sejumlah wartawan terkait prospek di Dompu sebagai salah satu Kabupaten penghasil jagung terbesar di NTB, setelah Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat dan sejumlah Kabupaten lain di Lombok.

"Produksi jagung kita setiap tahun mengalami peningkatan cukup menggembirakan, seiring semakin bertambah luasnya lahan tanam dan tahun ini kita optimis, produksi jagung bisa mencapai 400 ribu ton," kata Bambang di Mataram, Senin (31/10/2016).

Dikatakan, luas areal tanam jagung di Kabupaten Dompu sendiri saat ini mencapai 40 ribu hektar dan akan diperluas, mengingat luasan lahan yang menganggur di Kabupaten Dompu masih cukup luas.

Untuk pemasaran dan penyerapan jagung di Kabupaten Dompu sampai sekarang masih dilakukan ke Surabaya dan Jawa Barat bahkan sudah ada permintaan dari negara tetangga Malaysia supaya produksi jagung masyarakat Kabupaten Dompu bisa diekspor ke sana.

"Dari sisi harga, sesuai Peraturan Presiden masih berada diatas harga 3.000 rupiah perkilo, sehingga petani masih bisa benafas lega,"katanya.

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian telah menetapkan Kabupaten Dompu bersama Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat NTB sebagai daerah penghasil jagung nasional.
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: