SABTU, 1 OKTOBER 2016

MALANG --- Pemerintah Kota (Pemko) Malang akhirnya kembali memberikan toleransi waktu kepada para pedagang pasar Merjosari untuk segera kembali menempati pasar Dinoyo yang telah selesai di renovasi. Hal tersebut disampaikan Walikota Malang, Mochamad Anton usai memimpin pelaksanaan upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila, Sabtu (1/10/2016).


"Kami akan tetap menjalankan apa yang sudah menjadi program Dinas Pasar untuk mengembalikan pedagang Merjosari ke Pasar Dinoyo. Tapi kami juga harus melihat kondisi dan memberikan waktu kepada pedagang untuk berbenah dan memboyong barang dagangannya ke tempat yang baru,"ujarnya.

Lebih lanjut walikota Malang yang juga akrab disapa Abah Anton ini mengatakan, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi kepada para pedagang bahwa pasar Dinoyo harus segera ditempati karena telah selesai direnovasi bahkan sudah resmi di buka kembali.

Disebutkan, Pemko Malang memberikan toleransi waktu hingga akhir tahun ini kepada para pedagang agar kembali menempati pasar Dinoyo. Selain itu, pihaknya melalui Dinas Pasar tetap akan memasang pagar seng di sekeliling pasar Merjosari.

"Pagar seng tetap akan kita pasang tapi secara perlahan dan mencari waktu yang tepat agar tidak terjadi konflik,"pungkasnya.


Sebagai informasi, pasar Merjosari sebenarnya merupakan tempat penampungan sementara pedagang pasar Dinoyo selama pasar tersebut direnovasi. Namun setelah pasar Dinoyo selesai direnovasi, pedagang justru enggan kembali ke pasar tersebut dengan beberapa diantaranya kondisi bangunan pasar Dinoyo yang dianggap tidak sesuai dengan perjanjian awal.
[Agus Nurchaliq]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: