RABU, 5 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Pemerintah Kota Balikpapan diminta tidak mengeluhkan kondisi defisit anggaran yang mencapai ratusan miliar yang terjadi saat ini. Namun disarankan agar menciptakan ide dan mengeluarkan terobosan baru untuk menghasilkan sumber pendapatan daerah.


Mantan Wakil Walikota Balikpapan, Heru Bambang menyarankan beberapa yang bisa dilakukan pemerintah, yakni melakukan pemutihan perizinan seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB), PBB maupun perizinan lainnya.

"Yang intinya memudahkan masyarakat dengan melakukan pemutihan dalam setahun aja, tidak usah dikasih waktu sampai lima tahun, yang penting di akhir tahun ini (2016) bisa mendapatkan uang dulu kan lumayan kalau bisa mendapatkan Rp 50 miliar," ungkapnya saat dihubungi, Rabu (5/10/2016).

Heru berpendapat, dengan pemutihan perizinan itu bisa dilakukan dengan memberikan peluang kepada masyarakat maupun perusahaan sehingga pajak yang diperoleh bisa maksimal.

"Perizinan-perizinan yang sudah mati, mudahkan semuanya. Yang belum punya KTP dorong mereka untuk mengurusnya dengan dilayani dan dipermudah. Banyak hal yang bisa dilakukan menggali potensi daerah," tandasnya.

Ia menilai masih banyak potensi lain yang belum tergarap dengan maksimal seperti pajak PBB, yang mungkin masih banyak warga yang belum menyetor pajaknya.

"Kalau saya lihat masih banyak warga yang belum membayar PBB. Mestinya harus dilakukan pemutihan PBB, pokoknya pembayaran yang tertunda di 2016 dihapus semuanya," sarannya.

Selain itu, pemerintah juga bisa memberikan kemudahan pembayaran pajak PBB tidak hanya difokuskan di satu tempat (Dispenda), namun juga bisa dilakukan di kelurahan-kelurahan.
[Ferry Cahyanti]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: