RABU, 12 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengajak kepada pengajar dan pendidik Sekolah Dasar (SD) untuk memberikan pendidikan karakter pada siswa. Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Ditjen Dikdasmen Kemendikbud, Hamid Muhammad dalam pembukaan acara Pembukaan Grand Final Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Tingkat Nasional ke 3 tahun 2016, di kota Balikpapan, Rabu (12/10).


Ia menjelaskan pendidikan karakter menjadi utama dalam hal mendidik sekolah dasar. "Apabila kita berhasil menanamkan pendidikan karakter maka dampaknya akan sangat luar biasa bagi bangsa ini, dan sangat positif bagi generasi ke depan," ucapnya, Rabu (12/10/2016).

Hamid menjelaskan pendidikan karakter itu bukan sekedar mengajar, namun yang paling penting memberi contoh dalam berperilaku atau sikap. "Contohnya dengan disiplin yakni harus antri, belajar hidup sehat dengan membuang sampah pada tempatnya," bebernya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong kepada pengajar agar memberikan literasi yang tuntas saat jenjang pendidikan dasar, dan menggali potensi siswa agar mereka yakni siswa memiliki potensi yang bisa berkembang ke depan.

"Yang kita tanam sekarang akan kita petik 10-15 tahun mendatang. Dan semua berproses," tambah Hamid.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan Muhaimin mengatakan di kita Balikpapan sendiri dilakukan bertahap. Karena beberapa sekolah sudah mulai menerapkan pada pendidikan karakter tersebut.

"Kita kan sudah ada sekolah rujukan seperti sekolah dasar 001, ada juga sekolah swasta lainnya. Nah nanti sekolah itu bisa menularkannya ke sekolah lain," ujarnya.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: