SABTU, 15 OKTOBER 2016

LOMBOK --- Pendistribusian pupuk pertanian pada musim tanam padi, musim hujan tahun ini diharapkan bisa dilakukan lebih awal, supaya petani,agar tidak terjadi antrian dan petani bisa melakukan pemupukan pada tanaman padi lebih awal


"Pengalaman tahun lalu, pendistribusian pupuk telat dilakukan, sehingga banyak petani juga telat melakukan pemupukan tanaman padinya, bahkan sempat juga terjadi kelangkaan" kata Karnok, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Desa Kateng, Kabupaten Lombok Tengah NTB, Sabtu (15/10/2016)

Menurutnya, proses pemupukan yang telat terhadap tanaman padi, juga akan mempengaruhi kualitas pertumbuhan padi menjadi kurang bagus, baik saat proses pertumbuhan maupun ketika sudah berbuah

Itulah yang menjadi salah satu penyebab hasil panen juga mengalami penurunan, karena padi yang telah ditanam, normalnya dilakukan pemupukan ketika umur 15 sampai 30 hari

"Karena itu kita berharaplah, pendistribusian pupuk pertanian tahun ini jangan sampai mengalami keterlambatan, apalagi sampai mengalami kelangkaan" tutupnya

Lebih lanjut ia menambahkan, supaya dari sisi harga juga bisa lebih murah dan terjangkau oleh petani, karena tahun ini rata - rata petani tembakau, semangka dan tanaman palawija lain mengalami gagal panen, tidak ada modal dan sebagian petani terpaksa harus hutang untuk membeli pupuk.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: