KAMIS, 13 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Terkait dengan ada atau tidaknya racun Sianida dalam jasad Wayan Mirna Salihin, Otto Hasibuan, SH, pengacara sekaligus kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso dari awal dimulainya persidangan sangat yakin bahwa memang tidak pernah ditemukan kandungan Sianida dalam jasad Wayan Mirna Salihin.


Belakangan sebenarnya banyak pihak yang menyayangkan mengapa pada saat itu tidak pernah dilakukan upaya pemeriksaan terhadap jenazah Wayan Mirna secara menyeluruh atau yang dikenal luas dengan istilah "Otopsi", melainkan cuman diambil sampel cairannya saja yang ada pada bagian lambung jenazah Wayan Mirna. Belakangan diketahui ternyata keluarga Wayan Mirna mengaku sangat keberatan apabila dilakukan tindakan otopsi terhadap jenazah tersebut dengan berbagai alasan.

Setelah dilakukan pengambilan sampel cairan pada lambungnya, tak lama kemudian jenazah Wayan Mirna akhirnya disuntik cairan Formalin atau cairan pengawet untuk mencegah pembusukan yang terjadi pada jenazah yang telah dinyatakan meninggal dunia lebih dari 1X24 jam. Sampel cairan yang diambil dari bagian lambungnya tersebut lantas dianalisa dan diteliti di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Hasilnya menurut keterangan penyidik dari kepolisian menyatakan bahwa telah ditemukan adanya kandungan senyawa Sianida pada bagian lambung jenazah Wayan Mirna Salihin. Namun menurut pihak pengacara sekaligus kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso mulai dari persidangan awal hingga persidangan hari ini tidak pernah terungkap dengan jelas terkait apakah benar ada atau tidaknya Sianida apabila dilihat berdasarkan fakta atau bukti dalam persidangan.

"Sejak dimulainya persidangan hingga persidangan Pledoi hari ini, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ternyata tidak bisa membuktikan tuduhan bahwa Jessica  Kumala Wongso telah memasukkan racun Sianida ke dalam gelas Es Kopi Vietnam yang kemudian sempat diminum oleh Wayan Mirna Salihin, maka dengan ini kami sangat yakin bahwa Wayan Mirna meninggal dunia bukan karena Sianida, karena tidak pernah ditemukan bukti adanya Sianida pada jenazah Wayan Mirna" kata Otto Hasibuan, pengacara sekaligus kuasa hukum Jessica, Kamis malam (13/10/2016).

Sementara itu hingga hari ini, jalannya persidangan "Kopi Sianida" tersebut tercatat telah memasuki persidangan ke 29 atau lebih dari 4 bulan kalau dihitung berdasarkan awal dimulainya sidang pertama hingga persidangan Pledoi. Persidangan dalam kasus perkara Kopi Sianida tersebut dijadwalkan pada akhir bulan Oktober  2016 nanti Majelis Hakim akan menjatuhkan vonis kepada terdakwa Jessica Kumala Wongso.
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: