RABU, 5 OKTOBER 2016

SUMENEP --- Adanya dorongan masyarakat terhadap Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan menjadi prioritas utama agar dapat bisa mengusai pasar. Pasalnya keberadaan potensi yang ada Negara Indonesia sangat mumpuni untuk bersaing di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tersebut, apalagi saat ini sudah menjadi pasar, sehingga hanya tinggal melihat dan memanfaatkan peluang tersebut untuk menjajalkan produk yang dihasilkan dari kekayaan alam yang ada.


Dengan melimpahnya kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang di miliki Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur tidak lagi perlu banyak berfikir bagaimana bisa bersaing dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Karena hal itu sudah jelas memiliki pansa pasar yang menjanjikan, sehingga hanya tinggal membutuhkan dorongan dari masyarakat untuk merubah image dari sebelumnya untuk dapat mengusai pasar.

“Kalau bicara mengenai Sumenep ya saya sendiri tidak paham betul, tetapi melihat kondisi alamnya memang cukup luar biasa, jika dilihat dari sejarahnya juga luar biasa, ratusan tahun lalu banyak negara yang menggunakan koin maria teresa salah satunya kerajaan keraton Sumenep. Artinya dulu ini adalah tempat pertukaran dan kegiatan ekonomi besar sekali, jadi kalau itu kembali lagi mestinya bisa, tetapi harus ada upaya dari orang-orang yang ada disini,” kata J.S. George Lantu, Direktur Kerja Sama Fungsional ASEAN, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, saat berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Rabu (5/10/2016).

Disebutkan, bahwa selama ini image daerah Madura seringkali dinilai negatif oleh orang yang ada di luar daerah, padahal faktanya sangat tidak sesuai dengan prasangka yang ada di luar. Sehingga ketika sampai ke daerah ini penilaian negatif tersebut sangat tidak benar, sebab ketika ada tamu dari luar daerah masyarakat yang ada menyambutnya dengan ramah tamah dan penuh dengan nuansa islami.

“Orang diluar mau datang ke Madura katanya takut, padahal ketika saya datang kesini tidak ada apa-apa kok. Jadi bagaimana masyarakat harus bisa merubah image itu sendiri. Jadi keberadaan di daerah ini banyak yang laku dijual,” jelasnya.

Oleh karena itu, dengan banyaknya potensi yang dimiliki juga harus diimbangi kemauan tinggi dari masyarakatnya sendiri untuk bisa menguasai pasar di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Karena jika masyarakat mempunya kemauan untuk berkontribusi, harapan guna menguasai pasar tersebut akan tercapai sesuai yang diinginkan bersama. (M. Fahrul)  

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : M. Fahrul
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: