SENIN, 3 OKTOBER 2016

KEEROM --- Tak kenal, maka tak sayang. Tak datang, maka tak tahu. Mungkin inilah yang terbesit dibenak enam jurnalis yang mewakili media mereka masing-masing saat berkunjung ke tujuh pos TNI AD satuan Yonif Mekanis 516 Caraka Yudha.


Sekiranya pukul 07.40 WIT pagi hari, enam jurnalis yang masing-masing mewakili media Cendana News, Pasific Pos, Papua Pos, Berita Lima, RRI Jayapura bertolak menuju Komando Taktis (Kotis) Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY.

Setelah melakukan sarapan bersama, Komandan Yonif Mekanis 516/CY, Letkol Inf Lukman Hakim mendampingi rombongan jurnalis ini saat melakukan kunjungan ke 7 pos dari 18 pos yang dapat dijangkau dalam dua belas jam lamanya.

Setiap pos, rata-rata terletak pada ketinggian. pos pertama yang dikunjungi yakni pos Wambes. Di pos ini jurnalis disuguhi pemandangan berlumpur akibat hujan. “Ini bagus lokasinya, tapi masih perlu diperbaharui, seperti jalan naik ke pos dapat ditempuh dengan mobil, tapi kan lihat sendiri, kalau habis hujan malah tak bisa naik, penuh lumpur,” kata Pimpinan Redaksi pacific Pos, Angle Bertha Sinaga, Minggu (2/10/2016).

Tak ayal seorang prajurit juga mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya berikan yang terbaik kepada warga setempat tanpa ada keluhan dari diri mere9ka masing-masing. “Kami ini prajurit penjaga Negara dan kami dari rakyat, jadi bagaimana pun kondiisinya kami harus lakukan yang terbaik buat Negara,” kata seorang prajurit.

Selanjutnya rombongan melakukan kunjungan ke pos Wembi dan Sawiyatami. Selama perjalanan menuju pos tersebut, rombongan harus melalui jalan yang berlubang dan berlumpur. “Untung mobilnya double gardan, kalau mobil biasa. Bisa bermalam dijalan nih,” kata Edho dari Jurnalis Berita Lima.

Singkat cerita, berkunjung ke pos tersebut terlihat budidaya ikan seperti ikan lele, nila dan ikan patil. Nantinya, ikan tersebut tak dijual melainkan akan dipanen bersama masyarakat setempat. “Bibit ikan baru kami masukkan saat berada di pos sekitar 3 bulan lalu. Belum terlihat besar, kalau sudaah panen pasti kami akan berikan ke masyarakat juga paling utama berikan pembelajaran ke warga cara budidaya ikan,” kata Letkol Inf Lukman Hakim selaku Dan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY.

Nah, di pos Sawiyatami, jrunalis bersama prajurit TNI melakukan panen sayur mayur berupa timun dan sawi. Kunjungan inilah yang memakan waktu sedikit lama, kurang lebih 3 jam rombongan harus di pos tersebut, lantaran hujan deras mengguyur sebagian wilayah Keerom. “Asyik, ayuk kita panen, kapan lagi bisa panen bersama tentara,” kata Jurnalis Pasific Pos, Icha sambil tersenyum simpul.

Usai panen, prajurit bersama jurnalis mencicipi timun yang telah dipanen, dengan sambal kacang gula merah, membuat mulut Letkol Inf Lukman Hakim bersama jurnalis bergoyang sambil melahap nikmatnya jerih payah yang telah ditanam tiga bulan lalu. “Emmm, sambalnya pedes banget, umm enak nih pas sekali hujan-hujan begini,” kata Resty jurnalis dari Papua pos.

Selanjutnya rombongan menujua pos Kaliup dan pos berikutnya hingga ke Komando Utama (Kout) Yonif Mekanis 516/CY. Selama perjalanan yang setiap jaraknya menempuh puluhan kilometer dengan kerusakan jalan yang cukup parah, tak mengendorkan niat untuk terus melihat secara dekat dan nyata aktifitas para pembela NKRI.

“Terima kasih ya teman-teman jurnalis, bisa melihat kami di perbatsaan RI-PNG. Inilah kami, tak ada sedikit pun niat kami untuk jauh dari rakyat. Kami dari rakyat jadi harus bersatu dengan rakyat. Dasar kami yaitu Temu, Senyum dan Sapa. Itu awal agar kami lebih dekat dengan saudara-saudara disini (Keerom),” kata Dan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY.

Malam pun telah tiba, waktu menunjukkan pukul 20.25 wit, setelah rombongan jurnalis beristirahat sejenak sambil berbincang-bincang dengan prajurit TNI AD, langsung bertolak  dari Kout Yonif 516/CY di Distrik Arso, Kabupaten Keerom menuju Kota Jayapura yang ditempuh lebih dari 2 jam perjalanan. 
[Indrayadi T Hatta]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: