SELASA, 4 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Menurut data resmi yang berhasil dihimpun Cendana News dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional pada bulan September 2016 tercatat sebesar 102,02 atau mengalami kenaikan sebesar 0,45 % jika dibandingkan NTP sebelumnya pada bulan Agustus 2016.


Kenaikan NTP yang terjadi pada bulan September 2016 disebabkan kerena Indeks Harga yang Diterima Petani (IT) mengalami kenaikan sebesar 0,73 %, dimana jumlahnya lebih besar jika dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (IB), yaitu tercatat sebesar 0,28 %.

Pada bulan September 2016, NTP Provinsi Sumatera Utara tercatat mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,50 jika dibandingkan dengan kenaikan provinsi lainnya. Sedangkan Provinsi Lampung tercatat mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 1,15 % apabila dibandingkan dengan kenaikan NTP yang terjadi pada 33 Provinsi lainnya yang ada di Indonesia.


Suhariyanto, Kepala BPS Pusat mengatakan "sepanjang bulan September 2016 terjadi Inflasi di daerah pedesaan di Indonesia yang tercatat sebesar 0,32 %, karena disebabkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok penyusun Indeks Konsumen Rumah Tangga (IKRT)" katanya saat jumpa pers di kantornya, Senin (3/10/2016).

"Sedangkan apabila dilihat berdasarkan perkembangan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) yang terjadi pada bulan September 2016 secara nasional tercatat sebesar 110,69 atau mengalami kenaikan sebesar 0,56 % jika dibandingkan dengan NTUP yang terjadi pada bulan Agustus 2016" demikian kata Suhariyanto, Kepala BPS Pusat kepada wartawan di Jakarta. (Eko Sulestyono)
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: