JUM'AT, 14 OKTOBER 2016

MATARAM --- Hasil surve Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama petugas dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma NTB sejak 2013 hingga 2015, terdapat sekitar 9 ribu lebih masyarakat NTB yang mengalami gangguan jiwa dengan kategori berat

Besaran jumlah penderita tersebut kalau dibandingkan dengan fasilitas dan daya tampung yang terdapat di RSJ Mutiara Sukma NTB jelas tidak sebanding

"Karena itulah, untuk lebih memudahkan penanganan terhadap masyarakat penderita gangguan jiwa, Dikes NTB bersama RSJ Mutiara Sukma menggandeng ratusan puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota NTB" Kata Kepala Bidang (Kabid) Bina Kesehatan Masyarakat Dikes NTB,  Lalu Budarja di Mataram, Jum'at (14/10/2016)

Ia mengatakan ratusan puskesman tersebut digandeng dengan memberikan pelatihan dan training bagi beberapa petugas yang ada, bagaimana melakukan penanganan terhadap masyarakat penderita gangguan jiwa

Sehingga nantinya ketika ada masyarakat yang mengalami gangguan jiwa, terutama daerah pedesaan, tidak perlu lagi harus lelah dan memakan waktu dan biaya besar, datang ke RSJ Mutiara Sukma NTB, kecuali kalau sudah parah dan tidak bisa tertangani di puskesmas

"Jumlah Puskesmas yang digandeng dan tersebar di seluruh Kabupaten Kota, jumlahnya ada 158 di Tiga Kabupaten di antaranya telah mendapatkan pelatihan, antara lain, Kabupaten Lobar, Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa" ungkapnya

Lebih lanjut, Budarja menambahkan, selain dilatih mengenai pola penangan dari sisi medis, pihaknya juga akan melatih petugas puskesmas tampil sebagai pskiater, supaya bisa melayani orang yang mengalami gangguan jiwa melalui pendekatan kejiwaan dan emosional.

Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: