SENIN, 10 OKTOBER 2016

MATARAM --- Data Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan, jumlah kunjungan pasien penderita gangguan jiwa selama bulan Agustus hingga September 2016 mencapai 1.409 orang


Direktur RSJ Mutiara Sukma NTB, Eli Rosila Wijaya menjelaskan tingginya tingkat kunjungan pasien yang mengalami gangguan jiwa selama dua bulan tersebut bukan berarti pasien jumlah pasien RSJ mengalami peningkatan, tapi lebih dikarenakan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi

"Tingginya tingkat kunjungan tersebut, bukan berarti jumlah meningkat ya, tapi itu justru menunjukkan kesadran masyarakat untuk mengobati keluarganya yang mengalami gangguan jiwa ke RSJ Mutiara Sukma semakin bagus" kata Eli di Mataram, Senin (11/10/2016)

Dikatakan, dari jumlah 78 persen di antaranya, atau sekitar 568 di antaranya telah dibebaskan, meski demikian proses rawat jalan tetap dilakukan untuk memantau perkembangan mereka

Menurut Eli, selain melakukan perawatan terhadap penderita gangguan kejiwaan, RSJ juga melakukan pemberdayaan dengan memberikan pelatihan keterampilan, supaya setelah benar - benar sembuh bisa berdaya secara ekonomi

"Kedepan kita tentu berharap, kesadran masyarakat untuk datang mengobati keluarganya yang mengalami gangguan jiwa akan terus semakin meningkat, supaya masyarakat penderita bisa segera disembuhkan dan kembali hidup normal seperti biasa" tutupnya

Jurnalis : Turmuzi / Editor ; Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: