KAMIS, 6 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Anggota Komisi VIII DPR RI dari fraksi PPP, Achmad Mustaqim mengusulkan tentang kembalinya dilakukan Amandemen‎ terhadap Undang-undang Dasar (UUD) 1945, terutama Pasal 6 Ayat 1.


Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menilai usulan ‎Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tentang kembalinya dilakukan Amandemen‎ terhadap Undang-undang Dasar (UUD) 1945, terutama Pasal 6 Ayat 1 itu jelas akan menemui banyak rintangan dan tantangan.

"Amademen UUD 1945 bukanlah perkara mudah, akan melewati banyak tahapan panjang sebagaimana telah diatur dalam undang-undang, tak bisa secepatnya diwujudkan begitu saja,"papar Agus di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Dalam pasal 6 Ayat 1 UUD 1945 disebutkan bahwa: "Calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) harus seorang warga negara Indonesia sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain karena kehendaknya sendiri, tidak pernah mengkhianati negara, serta mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden,".

Untuk  itu, Agus tak terlalu menanggapi serius tentang adanya wacana amandemen yang diajukan PPP itu.

"Amandemen yang diajukan PPP hanya sebatas Pasal 6 Ayat 1 UUD 1945, jadi wacana tersebut biarlah berkembang, sebab hal ini juga butuh keseriusan yang tinggi,"tutup Agus.
[Adista Pattisahusiwa]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: