SELASA, 18 OKTOBER 2016

PONTIANAK --- Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Kalimantan Barat mengalami penurunan daya sekitar 45 mega watt. hal tersebut dikarenakan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Siantan 30 MW mengalami gangguan dan dilanjutkan dengan proses pemeliharaan total (overhaul), satu unit mesin sewa Adau 7,5 MW mengalami gangguan generator, dan satu unit mesin sewa Adau 7,5 MW sedang dilaksanakan overhaul.


“Beberapa lokasi di wilayah Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, dan sekitarnya mengalami pemadaman bergilir, sejak Selasa, 18 Oktober 2016,” kata Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Kalbar, M Doing, Selasa (18/10/2016).

Dikatakan M Doing, proses overhaul mesin PLTG harus dilaksanakan karena sudah memasuki pase pemeliharaan total serta untuk mengantisipasi kebutuhan listrik yang meningkat diakhir tahun 2016.

"Overhaul mesin PLTG Siantan harus kami lakukan untuk memaksimalkan kemampuan mesin agar dapat meningkatkan daya mampu pembangkit guna mengantisipasi meningkatnya pemakaian listrik di akhir tahun,” kata M Doing.

Disebutkan, saat ini prediksi daya mampu mesin pembangkit di siang hari diperkirakan sebesar 225 MW dan di malam hari sekitar 240 MW. Sementara itu beban puncak disiang hari berkisar 230 MW dan dimalam hari sekitar 285 MW.

"Dengan adanya kekurangan daya sekitar 45 MW maka kami terpaksa melakukan pemadaman bergilir di beberapa lokasi di wilayah kota Pontianak, Singkawang, Sambas, Bengkayang dan sekitarnya dengan durasi padam perlokasi sekitar 2 hingga 3 jam,” ujar M Doing.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat ini PLN Kalbar sedang mengupayakan percepatan pemulihan pasokan listrik dengan memaksimalkan pemanfaatan mesin pembangkit yang ada, serta mempercepat proses overhaul mesin PLTG Siantan namun tetap mengacu pada standard ketentuan proses overhaul.

"Kami berharap pasokan liatrik ke pelanggan dapat segera normal kembali. Atas nama manajemen PLN   Wilayah Kalbar, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan yang kami berikan,” ujar M Doing.

Jurnalis : Aceng Mukaram / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Aceng Mukaram


Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: