KAMIS, 13 OKTOBER 2016

PONOROGO --- Deman Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Ponorogo menyerang hampir seluruh wilayah. Hal tersebut dilihat dari asal pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Aisyiah Ponorogo. Kabid pelayanan medis, Dr. Ani Ruliana menjelaskan, saat ini di RS Aisyiah menampung 11 pasien DBD. Dimana 10 pasien merupakan pasien dewasa dan 1 pasien anak-anak.


"Asal pasien ada yang dari Ponorogo yaitu Banyudono, Babatan, Pulung, Jenangan dan Sawoo juga ada yang luar Ponorogo yaitu Lembah Babatan dan Magetan," jelasnya kepada Cendana News, Kamis (13/10/2016).

Dari data tersebut, menurut Dr. Ani potensi penyebaran DBD hampir merata di Ponorogo. Hal ini disebabkan oleh adanya musim hujan, dimana nyamuk mudah membuat sarang dalam air bersih yang menggenang.

"Musim penghujan itu musim puncak penyebaran nyamuk Aedes aegypti," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan terutama tempat-tempat yang berpotensi sebagai tempat penyebaran jentik nyamuk. Mulai dari kolam, bak mandi dan sanitasi air yang tersumbat harus diperhatikan betul kebersihannya.

Sekarang yang menarik dari DBD yang biasanya didominasi penderita anak-anak sekarang menjadi orang dewasa. "Biasanya yang paling banyak anak-anak, tapi kalau tahun ini banyak orang dewasa yang terserang," pungkasnya. 
[Charolin Pebrianti]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: