SELASA, 11 OKTOBER 2016

YOGYAKARTA --- Seiring meningkatnya produksi ikan di Sleman, upaya di sektor lain terutama minat beli dan makan ikan di kalangan masyarakat juga perlu ditingkatkan. Salah satunya dengan menggelar kampanye gemar makan ikan (gemari) melibatkan anak-anak dan masyarakat.


Dalam upaya meningkatkan minat warga untuk makan ikan, warga Dusun Kuton, Tegaltirto, Berbah, Sleman, bersama-sama mengadakan acara makan ikan bersama di komplek lahan mina padi Kelompok Mina Padi Rukun dusun setempat, Selasa (11/10/2016).

Dalam acara tersebut, Kelompok Mina Padi Rukun Dusun Kuton sengaja mengundang siswa-siswi Taman Kanak-kanak Kuncup Melati, yang merupakan sekolah taman kanak-kanak milik dusun setempat. Sebanyak 35 siswa TK Kuncup Melati begitu tampak semangat dan antusias mengikuti acara tersebut, karena para siswa tidak hanya diajak makan ikan saja, melainkan juga diajak memberi makan ikan.


Ketua Kelompok Mina Padi Rukun, Edi Sutanto, di sela acara menjelaskan, acara itu sengaja diadakan guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk gemar makan ikan sebagai sumber nutrisi. Namun, kata Edi, kampanye gemari itu juga dilakukan sebagai upaya mendongkrak tingkat konsumsi ikan, karena produksi ikan di wilayah Sleman yang terus meningkat.

Edi mengatakan, mina padi yang dikelolanya bersama 6 pengelola tetap dari total anggota kelompok sebanyak 30 orang, merupakan lahan demplot bantuan Dinas Perikanan Kabupaten Sleman, senilai Rp. 77,5 Juta. Bantuan itu berupa benih ikan nila merah sebanyak 500 Kilogram, pakan 5,4 Ton, 12 Rol Musa, dan 30 Rol Jaring serta kelengkapan lain yang dibutuhkan.

Sementara itu, dari lahan mina padi seluas 1 Hektar, pada musim panen perdana beberapa waktu lalu mampu menghasilkan keuntungan sekitar Rp. 40 Juta. Jumlah keuntungan itu jauh lebih besar dibanding keuntungan yang diperoleh dari kolam ikan yang dikelola secara konvensional.

Dengan hasil menjanjikan dan cukup fantastis itu, Edi meyakini akan lebih banyak warga yang tertarik menerapkan sistem mina padi. Karena itu, upaya lebih memasyarakatkan gemar makan ikan perlu terus-menerus digalakkan, agar ikan-ikan hasil budidaya bisa terserap.

"Sementara ini tidak ada kendala selama dalam mengelola mina padi ini. Untuk pemasaran juga ada jaringan dari dinas perikanan yang membantu", pungkasnya. 

Jurnalis :Koko Triarko / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Koko Triarko

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: