KAMIS, 6 OKTOBER 2016

SOLO --- Pasca kebakaran yang melanda pabrik PT Agung Kuncoro Tekstil, Karanganyar, Jawa Tengah, pihak perusahaan terpaksa meliburkan karyawannya hingga batas waktu yang belum ditentukan. Ini dikarenakan hampir delapan puluh persen mesin pemintal rusak dan bahan baku ludes terlalap si jago merah.


Hal tersebut diungkapkan Manajer Umum PT Agungtex ketika dijumpai Cendana News,  di lokasi pabrik, Kamis siang. Menurutnya, pasca kebakaran hebat melanda pabrik pemintalan benang itu, pihak perusahaan terpaksa harus meliburkan karyawan hingga batas waktu belum ditentukan. “Kita terpaksa harus meliburkan seluruh karyawan. Sampai kapan kami belum tahu karena saat ini kami masih fokus pada pendinginan pasca kebakaran dan pendataan kerugian,” ucap Benny Oedi.


Kebakaran yang diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu ruang pemintalan itu, kata Benny, telah mengakibatkan gudang pemintalan terbakar habis. Tak hanya membakar bagian gudang, beberapa perkantoran ruang lainnya juga ikut terbakar. “Arsip apa saja yang ikut terbakar juga masih kita hitung,” lanjutnya.  



Disebutkan, mesin-mesin di pabrik itu sebagian besar rusak berat serta bahan baku ludes dilalap si jago merah. Pihak perusahaan juga belum bisa memastikan nasib ratusan karyawan yang sehari-hari kerja dipabrik tersebut. “Kami sendiri belum tahu nantinya bagaimana. Saat ini kita ditugaskan untuk mendata seluruh aset yang terbakar,” imbuh Benny.  


Pihak perusahaan hingga saat ini juga belum dapat memastikan berapa kerugian akibat kebakaran. Sementara untuk penyebab terjadinya kebakaran sendiri masih menunggu hasil penyelidikan polisi. 

Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Harun Alrosid
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: