RABU, 12 OKTOBER 2016

BANDUNG --- Ratusan pelajar berkebutuhan khusus dari 46 Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Bandung Raya akan ramaikan acara pembukaan Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat, di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung, Sabtu (15/10/2016) nanti. 


Mereka akan menunjukan beberapa atraksi seni dari mulai menari, bermain musik dan memperagakan beberapa cabang olahraga yang dipertandingan di Peparnas XV/2016.

Pelatih Pertunjukan Pembukaan Peparnas XV, Dedy Kaharuang menyampaikan, ratusan pelajar tersebut sudah digodok sejak tiga bulan lalu.

"Latihan secara parsial seminggu tiga kali, tapi kalau gabungan dengan yang umum baru dicoba seminggu yang lalu," ujar Dedi, Rabu (12/10/2016).

Adapun yang ikut serta terdiri dari murid Sekolah Dasar (SD), siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Yang ikut pelajar tunanetra, tunagrahita, tunarunggu, tunadaksa dan teman-teman autis," jelasnya.

Disampaikan, melatih pelajar berkebutuhan khusus lebih sulit daripada memberikan instruksi kepada pelajar umum. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menjadikan pertunjukan pembukaan Peparnas XV ini dengan semeriah mungkin.

"Bedanya dengan yang umum dari pemahaman dan daya tangkap. Kalau umum 2 atau 3 kali dikasih tahu bisa mengerti, tapi kalau disabilitas harus bekali-kali," paparnya.

Untungnya pihak-pihak yang terlibat di acara pembukaan ini selalu bersemangat ketika berlatih. Hal itu membuat para pendamping dan pelatih pun ikut termotivasi untuk membuat pertunjukan yang apik.

"Anak-anak sangat antusias karena mungkin baru kali ini mereka ikut pembukaan Peparnas," ucapnya.

Dedy juga mengacungi jempol kebersamaan para pelajar yang terlibat. Dimana bisa saling melengkapi satu sama lain hingga meringankan tugas pelatih. Dikatakan persiapan untuk pengisi acara yang disabilitas sendiri sudah 75 persen, tinggal memadukan dengan yang umum.

"Saat latihan anak-anak saling bantu juga, mereka ikut dengan ikhlas, begitu juga dengan kita yang membimbingnya," pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: