SENIN, 3 OKTOBER 2016

MANADO --- Ribuan orang muda katolik (OMK) berkumpul di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) untuk mengikuti kegiatan Indonesian Youth Day (IYD). Kegiatan diselenggarakan oleh Komisi Kepemudaan konferensi waligereja Indonesia (KWI) bersama Keuskupan Manado.


Ketua Komisi Kepemudaan KWI Monsinyur Pius Diana Prapdi dalam konfrensi Senin (3/10/2016) sore di Pineleng mengatakan, IYD merupakan ajang bagi OMK untuk merayakan perbedaan dan mensyukuri kehidupan yang di ikuti oleh 37 Keuskupan di seluruh Indonesia dengan 2.386 peserta.

Menurut Pius, IYD di Manado merupakan yang ke 2 setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2012 lalu di Keuskupan Sintang dan Agung Pontianak, Kalimantan Barat. IYD tahun ini mengangkat tema "Orang Muda Katolik Sukacita Injil di tengah Masyarakat Indonesia yang Majemuk" dengan tujuan mengajak OMK untuk semakin menginventarisasi semangat saling menghargai, toleransi, dan kesadaran untuk membangun persaudaraan dalam lingkungan sosial yang inklusif.

"Kedepannya OMK yang mencintai kehidupan maka menjadikan perjumpaan sebagai hal yang penting karena di sana terdapat kerja sama untuk meneruskan kehidupan," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Panitia IYD, Pastor John Montolalu menyatakan, acara ini untuk memberikan kesadaran kepada OMK agar memahami pesan yang diusung oleh IYD 2016 tentang gembira dengan perbedaan, dan pulang dari acara ini ada aksi nyata dari komunitas mereka masing-masing untuk menyebarluaskan pesan dan semangat bahkan membuat gerakan yang mendukung IYD 2016.

"Kegiatan IYD ini diadakan Sabtu (1/10/2016) hingga Kamis (6/10/2016) dengan kegiatan yang terbagi dua. Pertama peserta live in atau tinggal bersama dengan penduduk selama 3-4 hari, kedua seluruh peserta berkumpul di Manado merayakan ibadat mengikuti berbagai pengajaran dan diskusi kemudian di tutup dengan malam Budaya dari berbagai daerah di Indonesia," terangnya.
[Ishak Kusrant] 

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: