MINGGU, 2 OKTOBER 2016

TMII JAKARTA --- Melukis on the spot di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang diadakan Yayasan Seni Rupa Indonesia pada Sabtu (1/10/2016) merupakan bagian dari Kompetisi Nasional Seni Lukis Remaja (KNSLR) 2016 yang acara puncaknya dilaksanakan di Plasa Senayan, 2 Oktober 2016. Kegiatan yang mengangkat tema 'berbeda itu indah' memberikan beberapa hasil positif.


Salah satu hasil positif dari KNSLR 2016 adalah membuka jalan regenerasi dalam dunia seni lukis tanah air. Ketua Yayasan Seni Rupa Indonesia, Siti Hediati Soeharto atau dipanggil akrab dengan Titiek Soeharto turut mengamini hal ini.

"Ada banyak finalis yang berasal dari Bangil, Pasuruan, Jawa tTmur itu ternyata merupakan pelukis-pelukis muda hasil binaan dari salah satu Juara event yang sama sebelumnya," terang Titiek Soeharto di TMII.


" Artinya adalah sebuah regenerasi telah berjalan diantara para pelukis tanah air. Dan hal ini terjadi dengan begitu alami diantara mereka sampai akhirnya kami mengetahuinya hari ini. Ini salah satu hasil positif yang membanggakan. Regenerasi itu penting khususnya dalam perkembangan dunia seni lukis di indonesia," tambah Titiek lagi.

Tidak hanya Titiek Soeharto saja yang mengungkapkan bagaimana regenerasi alamiah yang mereka temukan dalam acara ini. Akan tetapi Ketua panitia KNSLR 2016, Djauke Faizal juga turut mengamini hal itu.

" Awalnya cukup terkejut, akan tetapi langsung bahagia dengan kenyataan yang sungguh diluar dugaan kami. Ini sebuah kredit positif bagi Yayasan Seni Rupa Indonesia terutama di era kepemimpinan Titiek Soeharto untuk terus melakukan regenerasi di dunia seni khususnya seni lukis di tanah air," demikian Djauke Faizal menjelaskan kepada Cendana News.


Dunia seni tanah air memang memerlukan langkah-langkah berani dalam meningkatkan gairah seni itu sendiri ditengah masyarakat. Dan apa yang telah dicapai oleh Yayasan Seni Rupa Indonesia berupa terjadinya regenerasi secara alamiah dalam dunia seni lukis merupakan bukti nyata sebuah kerja keras dari orang-orang yang memang sangat peduli akan kemajuan dunia seni tanah air.
[Miechell Koagouw]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: