SELASA, 4 OKTOBER 2016

Surabaya --- Kemarin, Senin (03/10/2016) Jurusan Teknik Industri ITS mengadakan peresmian gedung auditorium yang merupakan sumbangan Corporate Social Responsibility (CRS) dari Sinar Mas, yang langsung dihadiri oleh Managing Director Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe dan Managing Director Sinar Mas, Ir. Gandi Sulistiyanto S.  Selain itu hadir pula, Rektor ITS, Joni Hermana dan Patdono Suwignjo selaku Direktur Jendral Kelembagaan IPTEK Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi.




Agenda selanjutnya yakni workshop yang bertemakan Forum Koordinasi Nasional - Transfer Teknologi dan Inkubasi Bisnis: Cerita Sukses dan Pembelajaran Untuk Inisiasi Sains Technology Park (STP) di Indonesia yang diadakan di auditorium tersebut.


Dalam jumpa pers, Patdono Suwignjo mengucapkan terimakasih kepada pihak Sinar Mas yang ikut mendorong kemajuan pendidikan khususnya di ITS dalam bidang teknologi. Ia berharap, kedepan, kerjasama seperti ini terus ditingkatkan agar tercipta hubungan yang baik antara perusahaan dan perguruan tinggi. 


"Harapannya, sebuah perguruan tinggi itu tidak hanya menghasilkan publikasi internasional, paten, ataupun prototipe. Masyarakat itu juga memerlukan produk-produk yang berguna bagi masyarakat,"tuturnya.


Sebagai jembatannya, Patdono meneruskan, agar produk-produk yang dihasilkan dari proses penelitian di perguruan tinggi dapat diproduksi secara masal maka perlu dilakukan dengan teknologi transfer dan inkubasi.


Lebih lanjut ia menerangkan, teknologi transfer ialah cara mentransfer suatu hasil riset penelitian tentang teknologi kepada sebuah industri sehingga bisa diproduksi secara masal. Sedangkan inkubasi ialah suatu pengajaran dan bimbingan kepada industri yang mengelola hasil riset teknologi dari perguruan tinggi tahap demi tahap pengelolaan produk sehingga dicapai sebuah produk yang siap diterjunkan dalam dunia bisnis start up. 



Di samping itu, Rektor ITS, Joni Hermana menanggapi bahwa ada dua hal penting mengenai pembelajaran Sains Technology Park oleh ITS yang bekerjasama dengan Sinar Mas. Pertama, kerjasama ini wujud antisipasi perkembangan dan perubahan teknologi di masa depan. Kedua, dunia pendidikan perguruan tinggi harus juga siap melahirkan tenaga ahli yang siap memproduksi produk-produk yang berhubungan dengan Sains Technology Park (STP).





"Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya interaksi antara instansi perguruan tinggi dengan industri maupun dengan pemerintah. Mudah-mudahan kerjasama ITS dan Sinar Mas ini menjadi kerjasama yang baik dan semakin maju untuk kedepannya ,"pungkasnya.


Nanang
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: