SENIN, 3 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Aksi unjuk rasa ribuan pengemudi Ojek Online atau Gojek yang berlangsung di Jalan Kemang Selatan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, melumpuhkan aktivitas warga di sekitar lokasi maupun arus lalu-lintas.


Aparat kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polsek Mampang Prapatan akhirnya dengan terpaksa menutup semua akses jalan dari dan menuju Jalan Kemang Selatan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Penutupan tersebut dilakukan sejak pukul 11:00 WIB hingga sore hari, Senin (3/10/2016).

Pantauan Cendana News langsung dari depan halaman Kantor Manajemen Gojek yang terletak di kawasan Jalan Kemang Selatan, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, tampak terlihat tidak ada satupun aktivitas warga masyarakat maupun arus lalu-lintas kendaraan bermotor di sekitar lokasi.

Ribuan pengemudi Gojek menuntut peningkatan perbaikan kesejahteraan dan penghasilan kepada manajemen Gojek, salah satunya adalah menuntut kejelasan performa yang berkaitan dengan bonus pendapatan yang selama ini dijanjikan.


Hingga berita ini ditulis, sebagian pengemudi Gojek masih bertahan di sekitar lokasi TKP aksi demonstrasi dan unjuk rasa di sekitar Kantor Manajemen Gojek. Mereka ternyata masih menunggu jawaban dari pihak manajemen Gojek terkait kejelasan atas nasib dan masa depan mereka.

"Pihak kepolsian gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Mampang susah siap mengamankan jalannya aksi demontrasi dan unjuk rasa ribuan pengemudi Gojek, untuk mengamankan jalannya kegiatan tersebut, kami mengerahkan ratusan personil kepolisian, selain itu pihak kepolsian juga menutup semua akses jalan, baik dari dan yang menuju kawasan Jalan Kemang Selatan, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan" demikian kata Kombes Pol. Tubagus Ade Hidayat, Kapolres Jakarta Selatan, Senin sore (3/10/2016).
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: