SELASA, 11 OKTOBER 2016

PONOROGO --- Kesedihan masih tampak jelas di keluarga Hadi Baskoro (48 tahun) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo yang dinyatakan hilang akibat badai Typhoon yang melanda Taipei, Taiwan pada Rabu (27/9/2016) lalu.


Istri Hadi Baskoro, Umiyati bahkan hingga saat ini masih belum percaya apa yang dialami oleh suaminya. Ia mengaku pagi hari sebelum terjadi badai suaminya sempat menelponnya dan memberikan kabar kalau dirinya baik-baik saja.

"Suami saya sebelum hilang telepon pada pagi harinya. Tapi sorenya saya ditelepon saudara bahwa suami saya hilang. Karena terkena badai Typhoon," jelas Umiyati saat ditemui dirumahnya, Senin (10/10/2016).

Umiyati memaparkan suaminya tidak seorang diri. Namun ada juga TKI asal Dolopo dan juga belum ditemukan sampai sekarang.

Dia berharap suaminya cepat ditemukan. Entah bernyawa atau tidak bernyawa. "Kalau memang sudah meninggal semoga cepat ditemukan. Pun masih hidup " kata ibu dua orang anak tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Ponorogo, Sumani, membenarkan kejadian ini. Namun kabar hilangnya TKI ini baru diketahuinya dua hari setelah kejadian tersebut, Kamis (29/9/2016) KBRI baru memperoleh kabar bahwa ada dua korban TKI.

"Dua TKI tersebut, satu dari Ponorogo atas nama Hadi Baskoro. Kemudian satu lagi dari Kabupaten Madiun atas nama Basori," ujar Sumani.

Keduanya saat badai mengendarai truk milik perusahaan dimana tempat mereka bekerja ke terowongan bawah tanah dan tersapu air terseret ke laut.

"Saat dievakuasi hanya ada truk dan celana milik kedua TKI, namun hingga saat ini keduanya belum ditemukan," tuturnya.

Pihak keluarga pun meminta kepada Sumani untuk terus melakukan pencarian kedua TKI baik dalam keadaan hidup maupun meninggal. "KBRI akan berusaha melakukan pencarian bersama agensi dan perusahaan disana," pungkasnya. 

Jurnalis : Charolin Pebrianti / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Charolin Pebrianti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: