MINGGU, 2 OKTOBER 2016

JAYAPURA --- Lima belas sekolah wilayah perbatasan RI-PNG dari Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom yang bertarung dalam Cerdas Cermat Pancasila, Sabtu (01/10/2016) petang. Sekolah SMA Negeri 6 Jayapura berhasil keluar menjadi juara 1 setelah bertarung dengan 2 finalis lainya.


SMA Negeri 6 Jayapura keluar sebagai Juara 1 dengan nilai 935, MA Persiapan Negeri Koya Barat keluar sebagai Juara 2 dengan total nilai 840 sementara SMA Pembangunan 6 Yapis Arso 3 keluar sebagai Juara 3 dalam final Cerdas Cermat Pancasila.

“Penjurian kami sangat netral, soa yang kami berikan ini disusun tadi malam dan tak disebarluaskan. Saya senang sekali melihat pelajar-pelajar berlomba untuk belajar berbangsa dan bernegara,” kata Letnan Satu Chk Wira Hariyono, Minggu (2/10/2016) petang.

Final tersebut terbagi dalam 3 sesi pertanyaan, lanjutnya, pertama lima pertanyaan kepada masing-masing sekolah. Kedua lima pertanyaan dan dapat dilempat ke penonton dan terakhir babak rebutan.

“Tiga orang juri dari Yonif 122 Tombak Sakti dengan satu narasumber. Kami melihat pelajar-pelajar ini sudah paham akan berbangsa dan bernegara, namun masih perlu dibimbing untuk mendapatkan hasil maksimal,” ujarnya.

Dirinya berharap, pihak pemerintah juga dalam hal ini Dinas Pendidikan terus pro aktif untuk memberikan wawasan berbangsa dan berngara kepada siswa-siwsi yang duduk di bangku SD, SMP, SMA maupun SMK di Papua, khususnya di wilayah perbatsasan RI-PNG.

“Kami tanpa harus ada perintah langsung dari pimpinan. Kami tetap berusaha memperkecil buta aksara dan juga berikan secara mendalam apa itu berbangsa dan bernegara,” katanya.

“Untuk kategori anak asli Papua sendiri yang memahami tentang wawasan kebangsaan memang masih bisa dihitung dengan jari. Kalau ditotal keseluruhan pelajar mencapai 85 persen,” diungkapkan Yohana Rumayom disela-sel lomba Cerdas Cermat Pancasila yang digelar Satgas Pamtas Yonif 122 Tombak Sakti bekerjasama dengan Pemkab Keerom, Pemkot Jayapura, PT Nidya dan Pemrov Papua, Jumat (30/9).

Namun, dikatakan Yohana, hal itu tak menghalangi anak-anak Papua untuk sejajar dengan anak-anak lain di wilayah bagian tengah maupun barat. “Secara umum di Papua akan selalu antusias untuk jadikan wawasan kebangsaan dalam hal ini Pancasila lambang Negara kita menjadi motivasi bagi generasi penerus,” tandasnya.

Generasi ini selalu diberikan wawasan kebangsaan melaluli mata pelajaran PPKN, lanjutnya, kedepan pelajar-pelajar inilah yang akan meneruskan empat pilar bangsa ini yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. “Mereka akan menjadi tiang-tiang yang akan memperkuat bangsa kita NKRI, sehingga bahaya yang masuk ke negara kita, generasi inilah yang jadi tiang agar dapat menghindar dari segala ancaman serta menghadapi tantangan dan hambatan membela NKRI,” tuturnya.


Sekedar diketahui, pemenang Cerdas Cermat Pancasila 1,2 dan 3 akan menerima piala dan piagam dalam satu momen upacara Kesaktian Pancasila tingkat pemerintah di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Keerom, Senin (3/10/2016). 
[Indrayadi T Hatta]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: