MINGGU, 16 OKTOBER 2016

BANDUNG --- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyebut, ke depan harus ada aturan yang pas terkait pemberian bonus bagi para atlet. Saat ini, bonus daerah lebih besar dari pada yang diberikan Pemerintah Pusat.


Ia mengatakan, gelaran PON dan Peparnas di Jawa Barat akan dijadikan bahan pertimbangan untuk masa depan agar semua aturan yang berlaku bisa dipertanggungjawabkan.

"Saya kira Peparnas di Bandung dan PON di Jabar menjadi bahan evaluasi bagi kita kementerian. Untuk PON yang akan datang kita harus menguatkan regulasi baru tentang bonus. PON ke depan tidak boleh besar dari pada sea games," katanya.

Tak hanya itu, Kemenpora juga akan menetapkan aturan soal atlet yang boleh dan tidak berlaga di PON. Pasalnya, banyak permasalahan yang kerap muncul terkait aturan atlet.

"Batasan umur bagi atlet, demikian pula atlet yang sudah bertanding di olimpiade tidak boleh lagi turun ke bawah. Tentu konsekuensinya adalah bagaimana yang secara waktu, umur masih memungkinkan tapi kesempatan itu tidak mungkin menurut regulasi. Ini yang menjadi bahan pikiran kita," ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya juga akan mendorong pemimpin daerah agar menganggarkan biaya bagi setiap cabang olahraga. Selain masalah prestasi, hal ini dilakukan untuk memberikan penghargaan bagi para atlet yang telah berjuang demi nama daerah.

"Harus ada kemauan dan kemauan ini yang kami dorong agar Gubernur, Walikota ada kemauan yang sama, ini terkait politik anggaran, dari alokasi APBD," pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: