MINGGU, 16 OKTOBER 2016

MAUMERE – Kementrian Keuangan akan menaikan status Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Maumere dari tipe Pratama menjadi tipe Madya dan pejabatnya dari eselon 4 menjadi eselon 3 agar bisa menangani antisipasi perkembangan kegiatan ekonomi, termasuk dalam hal ini Labuan Bajo yang menjadi salah satu destinasi pariwisata.


Demikian disampaikan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati usai menggelar rapat vertikal antar jajaran di bawah kendali Kementrian Keuangan di Maumere, Sabtu (15/10/2016).

Dikatakan Sri Mulyani, dari laporan kepala kanwil dan kepala kantor bahwa ada aktifitas ekonomi yang meningkat dan membutuhkan perhatian lebih banyak dari Kementrian Keuangan.

“Hari ini saya bertemu kanwil dan kepala kantor yang berada di bawah Kementrian Keuangan dan tadi disampaikan kondisi kantor Bea Cukai sehingga kami ingin agar statusnya ditingkatkan,” ujarnya.

Dikatakan, dirinya juga berbicara dengan kanwil perbendaharan, kanwil pajak dan kanwil bea cukai  untuk saling melakukan kordinasi lebih baik antar kantor ini.

“Kita ingin membuat keuangan negara melalui APBN menjadi sumber pertumbuhan dan perbaikan ekonomi dan sosial masyarakat disini apakah lewat kebijakan-kebijakan di level pusat baik di kementrian dan lembaga ataukah melalui transfer ke daerah,” ungkapnya.


Mantan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas ini juga meminta supaya banyak dari jajaran pajak melakukan pendekatan ke masyarakat untuk bisa melakukan pembinaan dari sisi kepatuhan membayar pajak termasuk bagaimana mulai mencatat kegiatan ekonominya secara baik sehingga tidak menjadi beban.

Kementrian keuangan juga melihat bagaimana tingkat penyerapan anggaran di daerah sehingga bisa menjadi salah satu bentuk untuk mendukung aktifitas ekonomi di Maumere dan Nusa Tenggara Timur pada umumnya.
[Ebed De Rosary]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: