SENIN, 3 OKTOBER 2016

CIMAH --- Pencetakan e-KTP di Kota Cimahi, Jawa Barat terkendala, setelah stok blanko di Kementerian Dalam Negeri kosong. Dinas Kependudukan dan  Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi pun hanya bisa mencetak bagi warga yang telah melakukan perekaman, sedangkan warga yang baru melakukan perekaman belum diketahui kapan bisa menerima.


Kepala Seksi Sistem Informasi Kependudukan Disdukcapil Kota Cimahi,  Ahmad Indra Yusnan mengatakan, kondisi ini sudah terjadi sejak 29 September 2016 lalu. Dari 4,6 juta keping untuk penyaluran ke daerah-daerah dari Kemendagri sudah habis tersalurkan.

"Jadi saat ini untuk pencetakan kami terkendala pada ketersediaan blanko," kata Indra, Senin (3/10/2016).

Untuk saat ini, pihaknya hanya akan menunggu pengiriman blanko dari Kemendagri. Maka dari itu, Disdukcapil tidak bisa menjanjikan kapan pencetakan e-KTP kembali normal.

"Kami tidak bisa dan tidak boleh melakukan pengadaan blanko, jadi untuk blanko ini kami masih menunggu pengadaan dari pusat. Makanya, kami tidak bisa memastikan kapan blanko tersedia lagi, karena kewenangannya itu ada di Kemendagri. Stok blanko yang kosong ini pun sepertinya terjadi di Kabupaten dan Kota lainnya, jadi bukan cuma di Cimahi," terangnya.

Saat ini, Disdukcapil masih melakukan pencetakan e-KTP dengan memanfaatkan blanko yang tersedia. Pencetakan e-KTP dilakukan terhadap warga yang telah melakukan perekamanan beberapa waktu lalu.

"Sekarang kami masih mencetak buat daftar tunggu e-KTP bulan lalu. Daftar tunggu sampai 30 September itu ada sekitar 8.000 e-KTP. Selanjutnya mau tidak mau harus dipending dahulu," katanya.
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: