MINGGU, 2 OKTOBER 2016

BOGOR --- Disela pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor Masa Bhakti 2016-2021 Sekaligus Baksos (Bhakti sosial) yang diadakan di Tajur Halang Kabupaten Bogor, Sabtu 1 Oktober 2016, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto menyerahkan bantuan bagi kelompok-kelompok tani di kabupaten Bogor berupa Alsintan (Peralatan dan mesin pertanian).


Titiek menyebutkan, bantua tersebut juga disertai dengan pengawasan sesuai dengan salah satu fungsi Anggota DPR RI yakni melaksanakan pengawasan atas program-program yang dilakukan pemerintah. 

" Fungsi pengawasan yang dimaksudkan disini adalah memastikan bahwa bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah tepat sasaran," ungkap Titiek Soeharto kepada Cendana News.

Komisi IV DPR RI melalui Wakil ketua Titiek Soeharto dan anggotanya Ichsan Firdaus mendampingi pemerintah kabupaten menyerahkan secara simbolis bantuan dari Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kepada kelompok-kelompok tani atau gabungan dari kelompok-kelompok tani yang telah mengajukan permohonan dan dinyatakan lolos verifikasi oleh Dinas kabupaten sesuai ketentuan yang berlaku.


Adapun bantuan-bantuan tersebut adalah :

1. Traktor roda dua 100 unit.
2. Traktor roda empat 4 unit.
3. Pompa air 116 unit
4. Rice Transplanter 16 unit.
5. Combine Harvester 3 unit.
6. Power threser 10 unit.
7. Unit Pengolah Pupuk Organik 5 paket.
8. Kebun bibit rakyat 12 paket.
9. Sarana prasarana budidaya ikan 12 paket.
10. Bantuan untuk wanita tani 2 paket.

Bantuan ini seluruhnya diberikan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI dengan diawasi sekaligus dilakukan penyerahannya secara simbolis oleh Kommisi IV DPR RI dalam hal ini Wakil Ketua, Titiek Soeharto dengan didampingi anggota Komisi IV DPR RI, Ichsan Firdaus dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor yang baru dilantik, Jaro Ade.

Disebutkan, bantuan tentunya belum semua kelompok tani bisa menikmati, mengingat keterbatasan dana maupun karena tidak dipenuhinya persyaratan teknis dari sebuah kelompok atau gabungan kelompok tani itu sendiri.


Bantuan ini berasal dari APBN, artinya ini semua adalah berasal dari uang milik rakyat juga. Titiek Soeharto berharap seluruh bantuan yang diterima dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sesuai dengan harapan pemerintah.

" Saya juga mengharapkan agar seluruh bantuan ini dijaga, dirawat, dan digunakan sebaik-baiknya serta sebesar-besarnya demi suksesnya salah satu tekad dan pencanangan kita bersama sebelumnya yakni swasembada Pajale," pungkasnya.
[Miechell Koagouw]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: